HomeCelotehKaya Gimik Bang Sandi

Kaya Gimik Bang Sandi

Bang Sandi, gimikin saya dong, Bang..


PinterPolitik.com 

 

[dropcap size=big]K[/dropcap]alau diingat-ingat kembali, Bang Sandi sudah banyak mencetak berbagai gimik sejak pertama kemunculannya di gelaran Pilkada Jakarta 2017 lalu. Pertama kali disorot media, ia berkali-kali mengadakan acara lari bersama masyarakat Jakarta bertitel “Run to Work”. Dulunya, gimik kampanye tersebut merupakan salah satu solusinya untuk mengurangi kemacetan Jakarta.

Belum terbukti berhasil atau tidak karena tak lagi dilanjutkan, Bang Sandi juga pernah memindai gimik dengan ikut tren Om Telolet Om. Sebagai materi kampanye Pilkada, Bang Sandi merekam video bersama beberapa pemuda sambil berteriak, “Om, Tetolet, Om”. Anies yang berperan sebagai pemilik mobil berkata, “Emangnya gue om lu apa?” Video ringkas itu berhasil meningkatkan elektabilitas Anies dan Sandi di kalangan pemilih muda sebab kelihatan lucu dan tentunya viral.

Kaya Gimik Bang Sandi
Sandiaga Uno (sumber: IDN Times)

Yang terbaru, Sandi mengeluarkan sayembara sepatu pantofel beberapa waktu lalu. Tentu saja ini langkah yang cemerlang. Kenapa? Sebab berawal dari protes, cibiran dan nyinyiran netizen karena pakai sepatu tak sesuai aturan dinas harian, Bang Sandi bisa mengubahnya jadi manuver yang lihai.

Sayembara ini diadakan untuk para pemilik unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta untuk memproduksi sepatu yang nyaman untuk mobilitas dirinya. Menariknya, UMKM kerajinan sepatu turut menyambutnya dan memberi banyak pujian. Nah, ini buktu sahih bukan, kalau selain menjadi pendekar sakti Bangau Terbang, Bang Sandi juga punya jurus gimik tak kalah sakti? Ia mampu membalas serangan lawan dengan gimik.

Sejauh ini, belum ada urusan gimik personal yang bisa mengalahkan Bang Sandi. Ya, kecuali artis-artis Ibukota tentunya. Namun kalau mau mencari saingannya di dunia politik, kita bisa teringat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan gerakan lompat panggung alias stage drive-nya. Tapi fakta berbicara, masyarakat lebih suka dengan gerakan jurus Bangau Terbang Bang Sandi ketimbang stage drive-nya AHY.

Baca juga :  Partai Komunis Tiongkok Buat Golkar Bergairah?

Ya, selain kaya akan limpahan harta, kini kita bisa makin kuat mengakui bila Bang Sandi juga kaya akan ide-ide gaya politik gimik. Mungkin ia memang sudah ditakdirkan menjadi wakil gubernur yang kaya akan gimik.

- Advertisement -

Nah, bagaimana menurut netizen sekalian? Apakah Indonesia memerlukan banyak sosok politik yang kaya gimik semacam Bang Sandi? (A27)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Airlangga ”Dijepit” JK dan PKS?

“Pak JK selalu dikaitkan, endorse Anies, kenapa nggak berat ke AH. Kalau kemudian Pak JK dikaitkan dengan endorse AH itu tidak lepas dari upaya upaya mencarikan...

Misteri Nomor Urut Tiga PDIP

“Jadi dari pihak PDIP, mengusulkan yang namanya tanda gambar itu, nomor itu sebenarnya saya katakan kepada Bapak Presiden dan Ketua KPU dan Bawaslu bahwa...

Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

“Pokoknya, Dewan Kolonel ini adalah satu-satunya dengan tujuan mendukung Mbak Puan di 2024. Itu sekali lagi, tentu kami masih menunggu keputusan Bu Megawati siapa...

Ketika Anies Jadi Cover Boy

Baru-baru ini, warga Kota Malang, Jawa Timur, diramaikan oleh kemunculan tabloid-tabloid bergambarkan muka Anies. Anies sukses jadi cover boy?

Mengapa Mahfud Kebut UU PDP?

Setelah ramai serangan Bjorka pada pejabat, Mahfud MD berjanji agar UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) segera disahkan oleh DPR.

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

Polemik Kuntadhi, Ganjar Cuci Tangan?

“Saya kenal Pak Ganjar. Tapi kayaknya Pak Ganjar, ya nggak kenal saya secara pribadi,” – Eko Kuntadhi, Pegiat media sosial PinterPolitik.com Eko Kuntadhi – pegiat media...

More Stories

Jangan Remehkan Golput

Golput menjadi momok, padahal mampu melahirkan harapan politik baru. PinterPolitik.com Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 tunai sudah. Kini giliran analisis hingga euforia yang tersisa dan...

Laki-Laki Takut Kuota Gender?

Berbeda dengan anggota DPR perempuan, anggota DPR laki-laki ternyata lebih skeptis terhadap kebijakan kuota gender 30% untuk perempuan. PinterPolitik.com Ella S. Prihatini menemukan sebuah fakta menarik...

Menjadi Pragmatis Bersama Prabowo

Mendorong rakyat menerima sogokan politik di masa Pilkada? Prabowo ajak rakyat menyeleweng? PinterPolitik.com Dalam pidato berdurasi 12 menit lebih beberapa menit, Prabowo sukses memancing berbagai respon....