HomeCelotehKarni Ilyas Pojokan KPU?

Karni Ilyas Pojokan KPU?

Kecil Besar

“Saya tidak tahu apa maksud Karni Ilyas mengutip ucapan Stalin. Dalam konteks pemilu di Indonesia saat ini, kutipan itu sudah tidak relevan, cenderung ngawur.” ~ Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Pramono Ubaid Tanthowi.


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]agi yang mengikuti acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pasti udah gak asing lah ya dengan nama Karni Ilyas. Acara ini memang sangat gemar mengangkat tema politik yang sedang hot di tengah masyarakat. Namun ternyata di luar acara tersebut, Bung Karni juga gak kalah aktif loh. Dia memang terlihat sering berkicau di akun Twitter pribadinya @karniilyas.

Sebelum ini, Bung Karni memang tampak mencuitkan sesuatu mengenai tema pemilihan umum. Bukan pemilihan umum di Indonesia loh ya, tapi pemilihan umum di Uni Soviet. Cuitannya tersebut sebenarnya merupakan kutipan perkataan Joseph Stalin, pemimpin Uni Soviet. Kayaknya gak ada yang salah deh, toh Bung Karni memang hobi mengutip perkataan orang besar dalam acara ILC.

Kayaknya nih ada aroma kritikan pedas buat Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ehem ehem, yang dapet kritikan dari Bung Karni, hahaha. Ternyata eh ternyata, cuitan ini di-notice loh sama KPU. Cie Cie yang cuitannya ketahuan. Dan alhasil, ternyata KPU menanggapi dingin cuitan Bung Karni. Wadau, kirain bakal dikecup manis, eh taunya malah digigit balik. Etdah, nakal sih Bung Karni.

Dan biar kekinian, anggota KPU RI, Viryan ikut membalas kutipan Joseph Stalin dalam cuitan Bung Karni dengan kutipan dari Abraham Lincoln, Presiden Amerika Serikat ke-16, ‘Democracy is ‘government of, by and for the people’. Jika diterjemahkan, ‘Demokrasi adalah pemerintahan suatu negara yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat’. Mantap jiwa.

Karni Ilyas Pojokan KPU?

Jika Bung Karni sepaham dengan pernyataan Joseph Stalin yang menyebut orang-orang yang memberikan suara tidak menentukan hasil dari pemilu. Namun orang-orang yang menghitung vote itulah yang menentukan hasil dari pemilu, maka artinya dalam perspektif politik, Bung Karni meragukan tingkat independensi KPU sebagai penyelenggara Pemilu. Wajar aja atuh kalau KPU sewot. (K16)

Viral Sesat-MenyesatkanSy tdk tahu apa maksud @karniilyas, atau dlm konteks apa Ia mengutip ucapan Stalin ini. Namun…

Posted by Pramono U. Tanthowi on Monday, 30 April 2018

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...