HomeCelotehKantor Guyup Anies-Sandi

Kantor Guyup Anies-Sandi

Kecil Besar

Walau Mendagri berencana mencoret 30 nama di TGUPP Anies-Sandi, namun renovasi kantor Anies-Sandi tetap dilakukan.


PinterPolitik.com

“Sudah kami putuskan jadi nggak ada lagi ruangan gubernur dan wagub. Kami akan di satu ruangan dan bersama semua tim yang nanti akan bantu kami untuk planning, doing, checking, and action.”

[dropcap]G[/dropcap]ubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sekarang, kalau boleh jujur dan harus diakui, memang bukanlah gubernur ideal yang diharapkan untuk dapat memimpin sebuah wilayah sekelas ibukota. Eits, jangan ngamuk dulu, karena memang latar belakang keduanya bukan birokrat yang pernah punya pengalaman memimpin daerah.

Jadi enggak heran sih, kalau Anies Baswedan dan Sandiaga Uno ngotot supaya Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang jumlahnya sampai 73 orang itu harus ada di satu ruangan dengan mereka. Sebagai pimpinan yang masih gagap tugas, keberadaan tenaga ahli yang siap jawab kalau ada masalah sewaktu-waktu, emang cukup mendesak.

Jadi sekarang di Balai Kota lagi ada renovasi nih, khususnya di kantor Bang Sandi yang bersama istrinya baru dapat gelar Abang dan None Betawi. Tapi karena kurang besar, makanya kantornya pun jadi ‘menjajah’ ruangan lainnya. Sampai-sampai pintu yang biasanya dilewati untuk ke ruangan lain pun ‘ditelan’ pula.

Yah gimana enggak bakal jadi renovasi besar, kalau ruangan yang tadinya cukup besar buat satu orang tiba-tiba dijadikan kantor coworking space untuk 73 orang. Semoga aja, Mendagri jadi mangkas 30 nama TGUPP, kan lumayan biar ruangan itu enggak terlalu sempit dan duduknya enggak harus terjepit-jepit.

Lagian aneh sih, pake maksain di kantor wakil gubernur. Kenapa enggak mereka pindahin kantornya ke aula aja sih, kan udah ketahuan besar dan lapang tuh. Lagi pula, apa enaknya bekerja dengan puluhan orang dalam satu ruangan, bukannya malah susah konsentrasinya ya?

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Semoga aja setelah jadi nanti, enggak pada berubah pikiran lagi ya. Kalau harus direnovasi lagi, tentu bakal butuh waktu dan dana lagi, terus pasti terganggu juga kerjaannya. Jangan lupa lho, Bang, sebentar lagi Asean Games, Jakarta kudu segera berbenah. Kalau masih sibuk ama urusan tempat duduk, apa kata dunia nantinya? (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...