HomeCelotehKado Ulang Tahun untuk KPK

Kado Ulang Tahun untuk KPK

“Petty bulls**t shouldn’t excite you on your birthday” – Drake, penyanyi rap asal Kanada


PinterPolitik.com

Dear Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),

Tanggal 29 Desember kemarin merupakan hari yang setiap tahunnya diperingati sebagai tanda akan kehadiranmu di negeri ini. Selamat ulang tahun ke-16 di akhir tahun 2019 ini. Semenjak 16 tahun lalu, asa anti-rasuah telah membara.

Mungkin, tahun ini adalah salah satu periode waktu terberat dalam asa perjuanganmu melawan korupsi. Setelah Pemilu dan Pilpres usai dilaksanakan, kawan-kawan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sangat bersemangat mengesahkan UU No. 19 Tahun 2019.

UU tersebut memberikan perubahan kedua pada UU No. 3 yang menjadi dasar bagi kelahiranmu. Mereka bilang UU itu akan menguatkanmu meski banyak aktivis antikorupsi justru menilai sebaliknya.

Selain UU baru itu, banyak pihak yang menilai bahwa pimpinan-pimpinan barumu juga bermasalah. Rekam jejak yang dinilai kurang bersih dan konflik kepentingan dinilai mengikuti para wajah baru tersebut.

Terlepas dari itu semua, tahun ini juga dapat menjadi tahun yang menunjukkan betapa pentingnya asa anti-rasuahmu bagi publik Indonesia. Gelombang demonstrasi oleh mahasiswa, pelajar, dan para pegawaimu sendiri pada September lalu mungkin dapat menunjukkan bagaimana KPK benar-benar dicintai oleh masyarakat.

- Advertisement -

Mungkin, hari ulang tahun yang dirayakan di pengujung tahun ini dinilai bukan momentum yang patut dirayakan secara gembira. Pasalnya, masih ada anggapan bahwa sebagian masyarakat masih berduka terhadap upaya-upaya yang dianggap melemahkan KPK.

Tahun ke-16 ini juga bisa menjadi catatan bagimu yang tengah menunggu-nunggu kado yang diharap-harapkan semenjak September lalu. Meski posisi kepemimpinan di dalam tubuhmu telah berganti, tidak sedikit pula harapan bahwa kado Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) KPK dapat diberikan masih tersebar di masyarakat.

Jangan bersedih. Mungkin, engkau telah mendapatkan kado-kado yang berbeda di akhir tahun ini.

Pimpinan baru dan dewan pengawas telah dilantik oleh pemerintah untuk membantumu dalam melanjutkan asa anti-rasuahmu. Beberapa dari mereka disebut-sebut menjadi orang-orang baik yang senantiasa akan menyokongmu.

Selain itu, meski kau tak mendapatkan Perppu yang tak kunjung datang, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tengah mempersiapkan kado lain. Kabarnya, beberapa Peraturan Presiden (Perpres) tentang engkau akan segera diterbitkan.

Tak ada yang tahu pasti entah engkau menyukai kado tersebut atau tidak. Setidaknya, beberapa kawan anti-rasuahmu menilai kalau Perpres tersebut malah akan memberatkanmu – berbeda dengan Perppu yang dinilai dapat meringankan bebanmu.

Kita tahu beban yang dibawa oleh semangat antikorupsimu semakin ke sini semakin berat. Yang jelas, harapan akan perjuangan pemberantasan korupsi dari masyarakat akan tetap selalu menyertaimu. Selamat ulang tahun, KPK! (A43)

- Advertisement -

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Menyoal Rompi Biru ala KPK
spot_img

#Trending Article

Zulhas Gak Nyambung?

Baru saja dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung sidak ke pasar dan tiba-tiba berikan hadiah umrah kepada pedagang. Kenapa Zulhas melakukan...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilirik partai lain untuk dijadikan Capres 2024. Apakah Ganjar semacam "Mbappe"-nya PDIP?

Ma’ruf Ternyata Salah Tangkap?

Anak-anak di Pangkalpinang sebut bercita-cita jadi presiden kepada Wapres Ma'ruf Amin. Apa mungkin Ma'ruf salah tangkap?

SBY-JK Bersatu Untuk 2024?

Pertemuan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) mencuri atensi publik dan melahirkan berbagai spekulasi politik. Lantas, mungkinkah reuni SBY-JK ini dapat membuat...

PKB Merah Cukur Gundul PKS?

Kelompok yang menamakan dirinya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Merah melakukan aksi cukur rambut hingga gundul. Kenapa ritual gundul dapat berubah menjadi instrumen politik? PinterPolitik.com Lagu Gundul-gundul Pacul pastinya...

NasDem-PDIP, Siapa Paling Sombong?

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem dan PDIP terlihat menjadi ajang saling sindir ketua umum partai soal “partai sombong”. Lantas, apakah Surya Paloh dan Megawati sedang saling...

Puan Ratu Konten?

Konten video Ketua DPR RI Puan Maharani heboh lagi, kali ini dengan aksi nge-vlog dalam ruangan yang memperlihatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang berbicara dengan...

More Stories

Siasat Luhut Tawar-tawar Kuota Haji

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan temui Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), dan bahas soal kuota haji Indonesia.

Megawati Tidak Rasis ke Papua?

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri analogikan tercampurnya orang Papua dengan etnis Indonesia bagaikan "kopi susu". Apakah Megawati rasis?

Mahathir Bisa Buat Jokowi Terganggu?

Eks-PM Malaysia Mahathir Mohamad sebut Kepulauan Riau harusnya diminta oleh Malaysia. Apa Mahathir ingin ganggu pemerintahan Jokowi?