HomeCelotehJR Saragih Si ‘Pinokio’

JR Saragih Si ‘Pinokio’

Kecil Besar

“Diketahui dokumen ijazah JR Saragih tersebut palsu. Yang bersangkutan melanggar UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 184 tentang Pemilihan Kepala Daerah, ancaman hukumannya 6 tahun penjara.” ~ Direktur Kriminal Umum Polda Sumatera Utara Kombes Andi Rian.


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]alang benar nasib salah satu Pasangan Calon (Paslon) Pilgub Sumatera Utara 2018. Alih-alih bermimpi bisa menjabat sebagai Gubernur, politisi Partai Demokrat, JR Saragih, justru ditetapkan sebagai tersangka perihal dugaan pemalsuan legalisasi ijazah.

Akibat ulahnya ini, paslon JR Saragih-Ance Selian yang diusung Partai Demokrat, PKB dan PKPI, tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai peserta Pemilihan Gubernur Sumut 2018. Uuuuu, kician banget sih. Makanya jangan nakal gak jujur gitu. Kalo udah gini, banyak yang dirugikan kan!

Berdasarkan cerita versi JR Saragih sendiri sih, sebenarnya dia punya ijazah yang asli, hanya saja saat dilegalisir ulang di Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, ijazahnya tuh ilang. Kok mirip akal-akalan sih. Ya kali KPU percaya begitu aja. Alibinya sungguh unfaaedah banget.

Lagian ngapain sih pake gak jujur segala mengenai legalisir? Apa karena dahulu saat pemilihan Bupati Simalungun berkasnya dinyatakan tidak bermasalah, jadi sekarang dia pede-pede aja untuk Pilgub ini? Hedeuh hadeuh. Malu ah sama paslon yang lain, hari gini kok masih suka curang.

Apa jadinya kalau Sumatera Utara dipimpin orang yang sedari awal gak jujur kayak gini? Yakin lebih bagus dari calon pemimpin yang jujur? Hellooow. Mungkin dia kira Pemerintah yang berkuasa sekarang masih satu partai dengannya kali ya? Jadi dia merasa aman-aman aja. Politik itu kejam Mas Bro.

Sedikit banyak, hukum di Indonesia terkadang cuma tajam pada pihak-pihak tertentu aja, ya terutama yang berseberangan dengan pemerintah. Biasanya sih gitu ya. Terus masih berharap bisa lolos seleksi berkas dengan ketidakjujuran itu? Gak mau kan dilabeli “Caleg Pinokio”?

Tapi paitnya nih ya, selain batal ikut kontestasi Pilgub Sumut, JR Saragih juga harus siap-siap mendekam di dalam penjara akibat ulahnya ini. Gak tanggung-tanggung loh, ancaman hukumannya 6 tahun masa kurungan. Beuh, tinggal menunggu waktu dung sampe dia mampir ke hotel prodeo. Lah ini mah, habis jatoh tertimpa tangga. Malang skali nasibmu Gan. (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...