HomeCelotehJokowi-Golkar Jalin Kasih

Jokowi-Golkar Jalin Kasih

“Gunakan yang dekat untuk menunggu yang jauh. Gunakan yang santai untuk menunggu yang bekerja keras. Gunakan yang kenyang untuk menunggu yang lapar. Inilah yang dimaksud dengan mengatur kekuatan.” ~ Sun Tzu


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]artai Golkar saat ini terlihat sangat setia kepada Presiden Joko Widodo. Partai berlambang pohon beringin ini tetap konsisten mendukung Jokowi meski PDIP yang juga sebagai pendukung Jokowi berada di urutan kedua terbawah pada Pilkada 2018.

Anjloknya perolehan suara PDIP di beberapa daerah tidak membuat posisi Jokowi sebagai petahana terancam di Pilpres 2019. Bahkan sebaliknya, posisi Jokowi semakin kuat mengingat banyak calon kepala daerah dari parpol yang mendukung pencapresan Jokowi yang memperoleh kemenangan, seperti Partai Golkar dan Partai Nasdem.

Yuhuu, semangat ya pak banyak pendukungnya tuh, kuat-kuat lagi. Kemungkinan jadi Presiden lagi besar nih, yang penting jangan sampai lupa sama wong cilik ya pak hehehe.

Politisi Golkar Firman Soebagyo juga sempat memberi pengakuan, walaupun suara PDIP tidak begitu baik di Pilkada, tapi suaranya diambil oleh partai lain yang mengusung Pak Jokowi.

Eh eh. Liat tuh ada yang senyum-seyum sendiri gengs.

Memang sakti mandra guna Presiden kita gengs, gak percaya? Coba lihat deh pernyataan Ketum Golkar Airlangga Hartarto tentang persoalan dukungan untuk Khofifah di Pilgub Jatim. Firman Soebagyo juga mengakui kelihaian Jokowi.

Dua jempol deh buat Jokowi. Tapi ingat gengs, jangan terbuai dengan kesaktian Jokowi. Masih ada segudang persoalan yang belum diselesaikan rezim ini. Misalnya bagaimana nasib poros maritim kita, bagaimana persoalan kedaulatan kita di udara (flight information region), atau bagaimana persoalan pertemuan IMF di bulan Agustus ini. Konsistenkah kita?

Baca juga :  Di Balik Usul Imin Hapus Gubernur
- Advertisement -

Uppss, sepakat deh sama Firman Soebagyo yang juga berharap calon yang diusungnya ini bisa merealisasikan janji politiknya. Dan kita juga tidak boleh suudzon dengan hasil ini.

Jika kita lihat taktik Jokowi, ini seperti apa yang diungkapkan Sun Tzu deh gengs: “Setiap orang dapat melihat taktik-taktik dimana saya mampu menaklukkan lawan. Tapi tidak semua orang dapat melihat strategi dari kemenangan yang saya perjuangkan.” (G11)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Ganjar Perlu Kalkulasi Lagi di 2024?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke Rawon Kalkulator di Surabaya. Apa Ganjar perlu belajar 'kalkulasi' 2024 ke mereka?

Janji Anies untuk Prabowo Palsu?

Sandiaga Uno menyebutkan bahwa Anies Baswedan punya sebuah perjanjian dengan Prabowo Subianto. Apakah janji itu hanya janji palsu?

Di Balik ‘Panggil-panggil’ ala Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) panggil banyak figur, mulai dari menteri, pimpinan partai, pimpinan ormas, hingga akademisi. Ada apa di balik ini?

AHY Bukan Jodoh Anies di 2024?

Partai Demokrat telah umumkan dukung Anies Baswedan sebagai capres 2024 tetapi serahkan cawapres ke Anies. Apakah AHY bukan jodoh Anies?

Jabatan Kades Mirip One Piece?

Demonstrasi kepala desa (kades) tuntut perpanjangan masa jabatan hingga 9 tahun. Apakah para kades ingin bisa seperti anime One Piece?

Kapal Anies ‘Diserang’ Ular?

Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim dikirimi ular ketika akan bertemu Anies Baswedan. Apakah kapal Anies tengah 'diserang' ular?

Kaesang, Milenial-Gen Z Tipikal?

Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, dikabarkan tertarik untuk masuk politik. Apakah Kaesang ini Milenial-Gen Z tipikal?

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...