HomeCelotehImam Nahrawi, Bukan Imam Teladan

Imam Nahrawi, Bukan Imam Teladan

Kecil Besar

“We tell lies, yet it is easy to show that lying is immoral.” – Epictetus, Greek Stoic philosopher


 PinterPolitik.com

Imut ya, Pak Imam Nahrawi ini.

Tapi, kalau liat mukanya pas ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK masih imut gak ya? Jangan-jangan lebih mirip orang makan lemon kecut terus kena asam lambung. Soalnya, gak terlihat ada kesedihan dari wajah sang Menpora. Pffft.

Melihat kasusnya, Bang Imam ini harusnya bisa lebih tahu diri.

Jadi gini, saudara-saudari milenial sekalian. Kasus korupsi dana hibah KONI ini sudah bergulir sejak tahun lalu sejak OTT KPK. Nah, dari situ enam orang ditetapkan sebagai tersangka termasuk dua orang pejabat KONI dan empat orang pejabat Kemenpora.

Berdasarkan keterangan KPK, semenjak proses penyidikan hingga persidangan nama Imam sering disebut menerima suap.

KPK juga sudah memberikan ruang bagi Imam untuk mengklarifikasi keterlibatannya, dengan memanggil beliau sebanyak tiga kali. Dan dijawab Imam dengan tidak hadir sebanyak tiga kali. Absensi yang sempurna.

Diberitakan juga bahwa Bang Imam ini pernah bikin nangis mantan asistennya, Alfitra Salam.

Sekretaris Jenderal KONI, Ending Fuad Hamidy menuturkan bahwa beliau pernah mendengar keluh kesah Alfitra ingin mengundurkan diri karena tidak kuat Bang Imam minta duit terus. Bad boi sekali ya Bang Imam kalau dengar keterangan ini!

Sudah memeras bikin nangis mantan sekretaris pula. Tapi…

Saya curiga bahwa penangkapan Bang Imam ini merupakan manuver KPK untuk membendung pengaruh parpol dan presiden petahana setelah mereka memangkas kewenangan KPK. Hmmm konspirasehh….

Apapun itu, seharusnya Bang Imam sadar diri untuk menjunjung moral apalagi dia menteri yang membawahi urusan kepemudaan di Indonesia. Sangat tidak tahu diri kalau menteri di bidang ini menunjukkan moral yang buruk.

Waduh, kalau gini sih Pak Imam ini jadi imam yang tidak bisa diteladani.

Contohlah Pak Habibie! Ya tapi kasian Mr. Crack lah kalo dibandingin sama bad boi kayak Bang Imam ini. Itu sama aja kayak bandingin Andhika Kangen Band sama Reza Rahardian, sudah bukan dimensinya lagi.

Pada akhirnya saya harus mengucapkan selamat kepada Bang Imam nih, karena sudah dijemput ke “pelaminan” oleh KPK!

Akhirnya kalau sudah terbukti di pengadilan nanti, status beliau bukan bad boi lagi tapi mungkin akan jadi immoral boi. (M52)

 

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

More Stories

Gerindra-PKS Tega Anies Sendiri?

“Being alone is very difficult.” – Yoko Ono PinterPolitik.com Menjelang pergantian tahun biasanya orang-orang akan punya resolusi baru. Malah sering kali resolusi tahun-tahun sebelumnya yang belum...

Ada Luhut, Langkah Bamsoet Surut?

“Empires won by conquest have always fallen either by revolt within or by defeat by a rival.” – John Boyd Orr, Scottish Physician and...

Balasan Jokowi pada Uni Eropa

“Negotiations are a euphemism for capitulation if the shadow of power is not cast across the bargaining table.” – George P. Shultz PinterPolitik.com Sekali-kali mari kita...