HomeCelotehHUT RI ke-73, Yakin Merdeka?

HUT RI ke-73, Yakin Merdeka?

Kecil Besar

Bunga mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya.” ~ Bung Karno


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]irgahayu Republik Indonesia ke-73. Merdeka!!!

Semoga Indonesia semakin “Maju Negaranya dan bahagia rakyatnya!” Semangat terus, sudah 73 tahun negara ini berdiri dan setidaknya kita sudah berhasil menjadi negara yang pemberani.

Hal ini dapat dibuktikan bila kita meninjau kembali prestasi anak negeri yang membanggakan. Terhitung sudah sekitar ribuan koruptor dan jutaan curanmor yang telah teregenerasi dengan baik.

Bukankah itu suatu prestasi untuk kita semua? Bukankah itu kebanggaan kita semua? Weleh-weleh, jangan aneh dong gengs.

Bayangkan saja dan lihat saja ke negara yang minim koruptor serta minim tindak kriminalnya. Apa negara seperti itu bisa kita katakan negara yang berani dan hebat? Tidak gengs, negara itu pengecut dan tidak hebat!

Justru negara kitalah yang berani dan hebat, lihat betapa berani dan hebatnya negara ini sampai tega mengkhianati saudaranya sendiri! Noh, Pak Mahfud MD contohnya hahaha.

Lihat saja gengs, senyuman para koruptor yang tertangkap sedang berkhianat itu. Gengs, lihatlah lagi ke arah matanya para koruptor itu. Matanya bersinar-sinar gengs, padahal penjaranya minim dengan cahaya! Kecuali penjaranya Setya Novanto. Itu mah hotel dalam arti yang sesungguhnya.

Lihat pancaran sinar dari mata koruptor itu, silau laksana koin milik kakek tua yang didapat dari hasil mengemis di siang bolong. Alangkah indahnya hidup menjadi koruptor itu gengs. Wkwkwk.

Di luar itu semua gengs, kita harus ucapkan selamat kepada para rakyat Indonesia yang sekarang ini sedang sibuk menyelengarakan berbagai perlombaan kemerdekaan.

Apa hanya eyke saja yang memiliki pertanyaan? Kenapa sih kita harus membuat lomba balap karung? Padahal mobil dan motor sudah bertebaran. Daripada ke garis final pakai karung, mending pakai kardus duren biar sekalian jadi beken. Ahahaha.

Kenapa sih, kita harus lomba makan kerupuk yang tergantung dan tangan kita juga harus diikat? Padahal kan koruptor sudah contohkan ke kita bagaimana cara memakan uang rakyat dengan baik dan benar, dan bebas-bebas aja tuh mereka di Lapas Sukamiskin. Nggak ada terikat-terikatnya.

Kenapa sih kita harus ikut lomba tarik tambang? Padahal politisi sudah contohkan bagaimana tarik ulur kebijakan yang tak berisi dan tak memberi hasil!

Gimana coba kita harus lomba masukin paku ke dalam botol menggunakan tali yang juga harus diikat diperut kita? Padahal kan para mafia anggaran sudah contohkan gimana caranya masukan dan sisipkan anggaran siluman yang membuat jebol keuangan negara!

HUT RI ke-73
CoretanPolitik

Kenapa juga kita masih harus ikut lomba panjat pinang? Padahal partai politik sudah tunjukkan bobroknya koalisi gotong royong untuk mendapatkan kursi pemerintahan. Terlebih koalisi partai politik juga suka tunjukkan bagaimana caranya lupa dengan janji-janjinya. Mereka lupa janji, jangankan janji kepada rakyat gengs, kanji kepada koalisinya saja mereka berani lupa.

Sudahlah gengs! Jangan terlalu pusing baca dan komentari pertanyaan dan jawaban ini. Mending kamu pusing bagaimana caranya benahi bangsa ini! Ingat apa yang dikatakan Bung Karno agar kita berjuang terus karena kejayaan negeri ini ada di tangan Tuhan ahahaha:

“Aku akan memuji apa yang baik, tak pandang sesuatu itu datangnya dari seorang komunis, Islam, atau seorang  Indian.” (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

KPK telah memulai penyelidikan terhadap LHKPN milik Kajati Sumsel Sarjono Turin karena diduga tidak jujur

PinterPolitik - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Sarjono Turin. KPK...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...