HomeCelotehHasto Berharap Lebih?

Hasto Berharap Lebih?

Kecil Besar

“Ada tiga kalimat untuk menjadi sukses: lebih tahu dari orang lain, kerja lebih dari orang lain, dan berharap kurang dari orang lain.” ~ William Shakespeare


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]ekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto meminta partai politik di luar koalisi Jokowi menunjukkan sikap tegas jika memang ingin mendukung Jokowi sebagai capres. Hasto mengatakan pihaknya memberikan batas waktu bagi parpol yang akan masuk dalam koalisi pendukung Jokowi.

Weleh-weleh, kok terlihat seperti sales baju di toko Mata Angin ya? Buru-buru nawarin dagangannya terus ngancam kalau promonya sudah mau habis. Ahahaha, bercanda loh pak.

Btw, Hasto ngomong gitu hanya sekedar lucu-lucuan atau gimana ya? Kayaknya ga usah ditanya lagi deh pak, PAN dan Partai Demokrat terlihat sudah sehati tuh sama Prabowo. Jadi ngapain ya pake diumumin gitu segala. Apalagi coba yang mau ditunggu Hasto?

Eh cie cie… takut kalah ya? Hayo ngaku… Hahahaha.

Inget ya pak, saya bercanda loh, jangan sampai kesal apalagi baperHehehe.

Kabarnya gengs, hal yang disampaikan Hasto adalah sebuah jawaban dari pertanyaan terkait komunikasi antara parpol pendukung Jokowi dengan Partai Demokrat dan PAN. Menurutnya, komunikasi dengan Partai Demokrat masih dilakukan.

Untung saja hal tersebut bukan lah sebuah harapan dari penantian yang kian usai… Alah bisa aja nih Pak Hasto merangkai kata-kata yang membuat kita bertanya-tanya begitu. Hehehe.

Lagian pak Hasto, kalaupun Partai Demokrat mau bergabung ke koalisi Jokowi, memangnya Megawati mau PDIP bergandengan sama partainya Pak SBY?

Kalau enggak salah Mega kan benci banget tuh sama SBY karena kekalahannya di Pilpres 2004 saat ia melawan SBY. Ahahaha, jangan macam-macam deh pak.

Baca juga :  Jika Ahok jadi Ketua KPK

Memangnya mau nasib bapak sama kayak Fahri Hamzah, statusnya digantung sama PKS. Uppss, Bang Fahri bercanda loh! Ahahaha.

Tetapi memang gengs apa yang disampaikan Hasto itu sebuah penghormatan kepada beberapa parpol, seperti PAN yang kabarnya sempat menginginkan bergabung dengan koalisi Jokowi, tetapi sampai hari terakhir belum sejalan dengan apa yang diinginkan PDIP.

Jadinya ya gitu deh, PAN gagal mau gabung. Tapi Hasto masih berharap sama PAN. Buktinya ia bilang gini: “Mumpung pintunya masih terbuka lebar.” Isa ae pakde Hasto melintir-melintirnya. Ehehehe.

Sekarang sudah ketahuan kan kalau PDIP mulai panik karena Partai Demokrat merapat ke Prabowo. Eh, maksudnya ketahuan kan kalau PDIP sudah mau tutup pintu koalisi. Hehehe, maaf ya gengs, typo mulu. (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...