HomeCelotehGolkar Tak Berkah Dukung Jokowi

Golkar Tak Berkah Dukung Jokowi

Kecil Besar

“Rakyat memang sudah pintar politik, tapi  masih banyak yang bobo dan belum melek melihat keadaan politik?”


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]artai Golkar yang mengusung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres nanti, tidak akan muluk mendapatkan keuntungan besar dalam perolehan suara di Pileg. Partai berlambang pohon beringin kribo itu dinilai bakal kalah dominan dengan suara PDIP selaku pengusung utama Jokowi-Ma’ruf. Ada sanggahan gengs?

Kalau ada yang mau menyanggah ungkapan di atas, langsung saja ya hubungi peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby. Soalnya yang bilang Golkar belum mampu memperoleh berkah dari pencapren Jokowi kan doi. Doi juga yang bilang posisi Golkar lemah dibanding dengan PDIP gengs.

Hmmm, apa mungkin partai beringin kribo itu lemah karena kebanyakan matahari? Iya gengs, matahari yang suka kasih nutrisi kalau daun lagi fotosintesis. Contohnya kayak kasus Idrus ketangkep KPK, kasus Airlangga gagal jadi cawapres, kasus papah minta saham, duh pokoknya banyak deh gengs. Jadi Golkar kebanyakan matahari, bukannya subur malah gosong deh. Ckckck.

Tapi gengs, kalau menurut Adjie sih, kenapa Golkar belum bisa dapat berkah peningkatan suara parpol dari pencapresan Jokowi adalah karena PDIP sangat terasosiasi kuat dengan Jokowi.

Dalam hal ini, praktis PDIP yang dapat banyak suara bukan Golkar. Mengingat, masyarakat jika lihat Jokowi seakan-akan masyarakat itu melihat banteng moncong putih mata merah! Betul apa betul gengs?

Eh kamu! Jangan ngeselin deh, eyke enggak bilang Jokowi kayak banteng ya, maksud eyke tuh kalau lihat Jokowi pasti lihat PDIP-nya gengs. Hadeh!

Pokoknya begitu deh gengs, berkah elektoral ini juga berlaku pada setiap partai pengusung Prabowo-Sandiaga Uno juga.

Dalam koalisi Prabowo-Sandi, Gerindra adalah yang paling kuat asosiasinya dengan sang calon. Oleh karena itu, Gerindra adalah partai yang paling potensial mendapat berkah dari pencapresan Prabowo-Sandi.

Jadi intinya di Pileg 2019 yang bakalan dapat berkah suara terbanyak itu adalah PDIP dan Gerindra saja gengs. Partai yang lainnya bisa jadi cuma dapat ampasnya doang gengs.

Tapi ini semua belum tentu ya, namannya juga politik, yang udah dibuatin seragam aja bisa gagal dilantik, apalagi yang kayak begini gengs. Betul apa betul? Share on X

Kalau menurut kalian gimana gengs? Apa benar partai sekelas Golkar, PKS, Demokrat dan PAN akan dapat ampasan doang? Atau sebaliknya PDIP dan Gerindra enggak dapat berkah karena rakyat enggak peduli Jokowi dan Prabowo itu berasal dari partai apa? Kalau sekelas Golkar aja ampas, terus PSI, PKPI, Garuda dan yang lainnya apa dong? Wkwkwk. (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...