HomeCelotehGolkar, Partai Seribu Kaki

Golkar, Partai Seribu Kaki

“Tidak ada sesuatu di bumi ini yang lebih berharga daripada persahabatan sejati.”


PinterPolitik.com

[dropcap]I[/dropcap]su jika Partai Golkar bermain dua kaki di antara kubu Jokowi dan Prabowo Subianto dibantah oleh anggota Koalisi Indonesia Kerja. Hmmm, seberapa yakin kalian kalau Golkar tidak akan main dua kaki atau bahkan seribu kaki sekalian? Ahahaha.

Apa kalian percaya kalau yang kecewa sama pilihan Jokowi itu bukan hanya Mahfud MD dan PSI saja? Apa yakin Golkar enggak akan main banyak kaki melalui pertemuan Jusuf Kalla (JK) dengan Prabowo dan Sandiaga Uno?

Hmmm, kalau menurut Sekjen Nasdem Johnny G Plate sih, Nasdem tidak melihat ada indikasi dua kaki dari Partai Golkar. Menurutnya Koalisi Indonesia Kerja sangat solid dan keputusan cawapres telah ditetapkan bersama-sama. Weleh-weleh, memangnya ada yang tahu kalau ada udang yang lagi ngumpet di belakang batu? Wkwkwk.

Coba deh kalian ingat lagi pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Partai Demokrat beberapa saat sebelum mengerucutkan tiga nama cawapres Jokowi berinisial “M”.

Selain itu coba kalian ingat juga tentang cerita JK yang nebengin Anies Baswedan di tengah-tengah panasnya penggorengan nama cawapresnya Jokowi dan Prabowo.

Nah, kalau sudah kayak gini, apa masih yakin enggak ada udang tuh di balik batu? Seragam yang terlihat dan sudah dikirim ke Istana Negara saja bisa gagal kepilih, apalagi ini yang main seribu kaki. Wkwkwkwk.

Tapi apa kalian tahu penyebab Golkar main banyak kaki? Yoi gengs, tepat sekali.

- Advertisement -

Golkar bermain banyak kaki lantaran kecewa karena Airlangga yang tak menjadi cawapres Jokowi. Tetapi Johnny membantah bahwa penetapan capres dan cawapres telah sesuai dengan hasil dari Rakernas masing-masing partai gengs. Hmmmm, gimana menurut kalian?

Baca juga :  Mahfud Sang Menteri Komentator?

Katanya, waktu menetapkan pasangan Jokowi-Ma’ruf, semuanya setuju dan bertepuk tangan, termasuk yang duduk di depan Jhonny, yaitu Airlangga sendiri. Apalagi untuk tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf, Golkar juga banyak terlibat dalam mematangkan skema tim serta program-program kerja.

Hmmm, intinya gengs, walaupun banyak kaki itu masih sekedar isu, eyke menyarankan Nasdem dan koalisinya tetap waspada tuh gengs. Kenapa? Soalnya enggak lama lagi, Airlangga itu akan melakukan pertemuan bersama Sandi untuk membahas menteri di bidang ekonomi jika ia menang.

Uppss, typo lagi gengs, maksud eyke ngomongin kondisi ekonomi negara ini dan kondisi Indonesia ke depan. Ah, kenapa eyke jadi nulisnya menteri yak, maaf ya gengs. Kebanyakan makan udang di balik batu nih. Wkwkwkwk. (G35)

 

spot_img

#Trending Article

Sambo Tidak Selincah Ninja Hatori?

“Kalau naik gunung itu, pijakan kakinya harus kuat. Jangan mengandalkan tarikan orang di atas. Kekuatan diri sendiri yang membawa kita ke atas.” – Brigjen...

Tiket Pesawat Naik, Tiket PDIP Naik?

“Kasus mahalnya tiket pesawat ini lebih ke soal politis, mau siapapun menteri atau presidennya enggak akan mampu memaksa perusahaan menjual rugi tiket pesawatnya. Kecuali...

Melacak Arah Petir Brigadir J?

“CCTV harus diuji. Kenapa harus diuji? Pertama CCTV sudah disambar petir. Maka kalau tiba-tiba CCTV ketemu kembali, harus dibikin acara dengan petir, kapan petir...

Mahfud Sang Menteri Komentator?

“Tersangka belum diumumkan dia udah ngumumkan dulu. Apakah yang begitu itu jadi tugas Menko Polhukam. Koordinator, lo, bukan komentator.” – Bambang “Pacul” Wuryanto, Ketua Komisi...

Misteri Keresahan Gandum Limpo

“Kita impor terus nih. Kalau saya sih nggak setuju jelas. Kita, apapun kita makan singkong saja, sorgum saja, dan makan saja sagu” – Syahrul Yasin...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Jokowi Kameo Pilpres 2024?

“Yang paling sering kalau ke kondangan. Bahkan saat nyumbang ke Surabaya, ada yang bilang kalau ada tamu Pak Presiden lagi blusukan. Bahkan ada yang rebutan...

Puan Tidak Cocok Jadi Capres?

Nama Puan Maharani makin ramai dibicarakan menjelang kontestasi Pilpres 2024. Namun, apakah benar Puan punya rekam jejak cukup jadi capres?

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...