HomeCelotehCorona: Savage ala PKS

Corona: Savage ala PKS

Kecil Besar

“I’m a savage. I ain’t romantic. When I come around, these rapper n***as start to panic” – 21 Savage, penyanyi rap kelahiran Inggris


PinterPolitik.com

Gengs, pernah dengar kata mutiara dalam bukunya Goenawan Mohamad yang berjudu Pagi dan Hal-Hal yang Dipungut Kembali? Begini tulis belia, “Saya tak mengharapkan pahlawan. Orang tak selalu baik, benar, dan berani. Tapi saya mengagumi tindakan yang baik, benar, berani, biarpun sebentar.”

Kalau pernah atau baru dengar pertama ini, maka ulasan di bawah ini ada cocoknya. Soalnya jelas, ini debat antara para politisi yang entahlah gemar sekali berlaku seperti pahlawan. Bingung pale abdih!

Nah, cuitan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang nyinyir ke pemerintah. Kali ini niatnya bagus sih. Mereka manganggap bahwa pemerintah Indonesia lamban dalam membuat kebijakan. Bahkan nih, mereka nyindirnya seperti ini, cuy, “hujan sudah lebat baru mau bikin payung”.

Kita positive thinking aja ya, gengs. Mungkin, maksud PKS itu agar pemerintah gak keseringan lelet. Maksud PKS ini seperti berjodoh sama quote Sun Tzu yang bilang “Victorious warriors win first and the go to war, while defeated warriors go to war first and then seek to win.”

Kalimat ini intinya adalah – biar gampang ya – prajurit yang punya jiwa pemenang itu sudah yakin bahwa mereka menang, baru berperang. Sementara, prajurit yang kalahan itu pergi berperang dulu.

Untuk soal kalah atau menang tunggu hasil pertandingan. Sun Tzu sebenarnya kan ingin memberi tekanan pada soal persiapan dan kemantapan. Hasil dari itu dapat berupa keyakinan.

Duduk soalnya, bagaimana bisa Indonesia yakin menang lawan Corona kalau semua perlengkapan perang melawannya nih kurang? Ayo di-list, gengs. Alat medis? Boro-boro lengkap, lha wong dokter dan tenaga medis aja sampai harus ngebut bahan sendiri.

Peraturan ketat untuk memutus rantai penularan? Hadeh, kenapa gak dari awal sih? Ini urusan kesehatan warga loh. Apa lagi? Silahkan gengs semua mengisi.

Minimnya alat-alat medis ini sampai ngebikin banyak pihak di luar pemerintahan buat menggalang bantuan lho. Nggak sedikit figur-figur publik menggunakan pengaruhnya dengan membuka donasi bantuan. PKS sendiri misalnya, udah ngirim masker dan beberapa alat kesehatan lainnya lho buat para tenaga medis di garis terdepan.

Hmm, mungkin, pemerintah perlu nih ngecontoh perilaku-perilaku yang membantu seperti ini. Nggak hanya pemerintah, partai-partai lain coba deh meniru simpati dan empati ala PKS ini. Jangan hanya muncul waktu tertentu aja. Hehe.

Ya, semoga aja kritiknya PKS – dan sebagian masyarakat – ini didengar lah sama pemerintah. Berita dari hari ke hari juga menunjukkan kalau dampak pandemi semakin tak terbendung. Coba dulu sedia payung – daripada cuma tertawa meremehkan. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...