HomeCelotehCak Imin Cawapres Baperan

Cak Imin Cawapres Baperan

Kecil Besar

“(Kalau nggak jadi mendampingi Pak Jokowi di Pilpres nanti), pokoknya langsung patah hati, masuk kamar, kunci, tidur.” ~ Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]ari sekian nama politisi senior yang akan ikut berkontestasi dalam Pilpres 2019 mendatang, nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar adalah orang yang paling getol ingin menjadi Cawapres Jokowi. Ngebet-nya itu loh, ya ampun, ngalahin cowo yang pengen buru-buru kawin.

Ibarat nembak pasangan dalam kisah percintaan nih ya, pasti ada kalanya diterima dan ada kalanya ditolak dong. Siap gak nih kalau pria yang akrab disapa Cak Imin ini nanti ditolak Jokowi? Jokowi itu posisinya sekarang bak pria tamvan, pasti lah pilih-pilih siapa bidadari yang akan dipinangnya.

Emangnya Cak Imin ini kalau diibaratkan bidadari, udah secantik apa sih? Udah gurih gurih nyoi belum body-nya, kayak tahu bulat itu? Jangan-jangan, modal pas-pasan udah berani nawarin diri ke Pakde Jokowi. Malu atuh sama kompetitor lain yang lebih bahenol, yang bisa bikin hati Pakde Jokowi makin unch unch.

Cak Imin dengan PKB-nya, bisa membawa dukungan apa coba bagi Pesiden Petahana Jokowi? Media propaganda ala Surya Paloh dari Partai NasDem aja, juga gak punya. Mesin partai sampai akar rumput ala Airlangga Hartarto dari Golkar punya gak? PKB punya apa sih. Basis suara dari pemilih Islam?

Cuma modal itu aja? Jiah, cape deh. Ada yang lain gak? Kalau itu sih, Romahurmuziy dari PPP juga punya. Terus apa coba kelebihan Cak Imin dibanding yang lain sampe membuat dia getol banget kepedean ngarep dipinang Pakde Jokowi? Paling modalnya aji mumpung lagi deket sama Pakde aja sih, hadeuh.

Denger-denger nih ya. Cak Imin bakal ngambek loh kalau nanti ternyata gak jadi dipinang Jokowi sebagai Cawapres. Dia mau ambil ancang-ancang balik badan masuk kamar, kunci dan tidur, karena patah hati gak bisa jadi Cawapres Jokowi. Ya ampun kician bingit sih, cup cup cup, gak usah mewek gitu dung.

Jangan sampe kejadian kayak kata-kata dari Gaius Lucilius (180 SM), mengenai Hermon the Miser yang begitu marah dan kecewanya sampai gantung diri. Mmm, baper itu namanya. Ya udah sih berlapang dada aja kalau nanti Pakde Jokowi memutuskan memilih kandidat yang lain. Toh dunia gak selebar daun kelor. Udah cepetan, keluar dari kamar gih main bola! Hahaha. (K16)

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...