HomeCelotehBuwas Mau Gantikan Menteri Enggar?

Buwas Mau Gantikan Menteri Enggar?

Kecil Besar

“Benarkah masih ada pejabat yang serius mau mengabdi dan sungguh-sungguh berniat mewakili negara? Itu semua bisa kita lihat dan nilai dari kerja dan tanggung jawabnya”. – Najwa Shihab


Pinterpolitik.com

Gengs, di tengah panasnya sengketa Pilpres dan demonstrasi yang ada di depan gedung Bawaslu serta KPU, ada juga tokoh lain yang lagi panas-panasan loh. Mereka ini lagi saling sewot satu sama lain. Hehehe.

Kalau masalah ini, pasti gak banyak orang yang tau deh. Pasalnya media televisi dan berita online kan ibaratnya sementara dikapling ama isu kisruh Pilpres, mungkin juga udah disewa selama satu minggu full sih. Hehehe.

Nah, yang lagi panas dan dibicarain dari tadi itu soal hubungan antara Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Sebelumnya kan keduanya pernah berseteru, tapi sudah adem. Kirain sudah selesai masalahnya. Eh, ternyata muncul lagi dan malah Buwas langsung semprot Menteri Enggar. Ada apa hayo?

Buwas blak-blakan ngomong bahwa saat ini dalam produk pangan, Bulog hanya menguasai 6 persen saja. Sementara sisanya sebesar 94 persen dikuasai oleh jaringan kartel dan mafia cuy. Hadeh. Share on X

Kelihatannya doi emang geram banget gengs dengan yang dilakukan oleh Enggar. Pasalnya, sebagai Mendag, Enggar malah tidak mematuhi keputusan rapat yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution. Ternyata, Mendag secara sengaja membatalkan impor bawang putih 100 ribu ton itu secara sepihak gengs.

Saking keselnya Buwas nih gengs, doi sampai semprot habis Menteri Enggar. Buwas sampai bilang kira-kira seperti ini: “Mendag saat ini sudah melampaui kewenangannya. Padahal, menteri itu pembantu presiden. Maka fungsinya melayani presiden, kalau tidak bisa ya jangan jadi menteri. Impor bawang ini kan untuk menekan harga yang semakin melangit, dia malah menahan. Ini yang pinter siapa, yang bodoh siapa?”

Waduh, kalau ini sih keras banget ya cuy semprotannya. Kayak mesin pompa air yang baru beli. Jross, muncrat kencang airnya.

Gara-gara masalah ini, Buwas sampai blak-blakan ngomong bahwa saat ini dalam produk pangan, Bulog hanya menguasai 6 persen saja. Sementara sisanya sebesar 94 persen dikuasai oleh jaringan kartel dan mafia. Hadeh, siapa sih sebenarnya yang menjadi kartel dan mafia ini.

Kalau begini terus, kan bisa bahaya negara, bahkan tidak menutup kemungkinan hal ini akan berpengaruh terhadap inflasi. Apalagi sudah mau lebaran kan sekarang. Kalau sudah berpengaruh pada inflasi, beh imbasnya ke mana-mana cuy, bisa pada menurutnnya daya beli masyarakat, anjloknya nilai kurs rupiah juga. Hadeh, semakin pelik kan?

Melihat kondisi ini sih, Mendag lebih baik secepatnya angkat bicara ya cuy, biar clear ini persoalan. Kalaupun ada permasalahan terkait kartel dan mafia pangan, ya disikat habis aja sekalian. Kan seorang menteri tugasnya mengabdi kepada negara. Hehehe.

Tapi kalau niatnya lain dan malah sebaliknya sih, beda urusannya ya cuy. Soalnya dalam video wawancara dengan salah satu media, Buwas secara tersirat cukup keras menyindir Menteri Enggar.

Apa jangan-jangan menurut Buwas, Mendag mempunyai keterkaitan dengan kartel dan mafia ini ya? Hmmm, gak ada yang tau ya apa maksud doi, coba deh langsung ditanyain ke Buwas, biar gak salah paham, soalnya bahaya cuy. Dunia ini kan biasa-biasa aja, cuma tafsirnya aja yang berbeda-beda. Asal Pak Buwas ngomong gitu bukan karena pengen diangkat Pak Jokowi jadi Mendag baru ya. Uppps. Hehehe. (F46)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...