HomeCelotehAnies Mupeng Ketemu Gatot

Anies Mupeng Ketemu Gatot

“Tadi kan pas-pasan. Saya datang, pas beliau (Gatot) mau pulang. Kan ketemunya begitu. (Agenda kegiatan di dalam) tarawih aja. Abis tarawih ada tausiah, kita dengerin tausiah, setelah tausiah ngobrol-ngobrol (biasa).” ~ Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]pa sih yang paling ditunggu-tunggu bagi orang yang sedang menjalankan ibadah puasa? Ya tentu aja jam berbuka puasa dung. Dan gak ada yang lebih menyenangkan ketika kita buka bersama (bukber) dengan yang lain. Terasa lebih afdol gitu deh berbukanya. Dan untuk memastikan acara bukber lancar, semua peserta sebaiknya hadir di lokasi sebelum jam berbuka.

Tapi uniknya nih ya, masih ada aja loh peserta bukber yang datang terlambat. Ya kayak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang satu ini. Anies terlambat datang ke acara undangan bukber Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan Rabu lalu. Ia baru sampai di kediaman Zulkifli pada pukul 19.30.

Gimana gak bikin keki ya, diundang bukber tapi kok datengnya jam segitu. Kan bikin KZL dong. Mungkin sih maksudnya dia bisa dateng tanpa harus menemui tamu undangan yang lain, seperti Gatot Nurmantyo. Yailah, ogah ketemuan ya sama kompetitor yang lain? Pantes aja datengnya disengajain telat. Wadezig.

Mungkin bagi Anies akan lebih nyaman kalau perbincangan dilakukan hanya empat mata dengan Zulkifli. Cie ilah, mau ngobrolin apa sih berduaan aja? Emang kenapa coba kalau ada Gatot di sebelahnya? Situ jadi risih? Lah, emangnya Gatot sejenis kutu air yang bikin gatel, jadi situ risihan? Au ah gelap, suka-suka deh.

Anies sepertinya tipikal orang yang suka bekerja di belakang layar tanpa tertangkap media. Itu mungkin alasannya dia gak mau nongol bareng yang lain. Nanti bisa-bisa dia dikerubungi sama wartawan. Kan bikin gerah tuh. Siapa tau pas tamu undangan lain seperti Gatot udah pulang, wartawan juga ikut pulang.

Baca juga :  Anies Jalan Santai Menuju 2024?

Eh, taunya pas Gatot mau pulang malah berpapasan sama Anies. Gimana Anies gak bete gitu mukanya, buahahaha. Dan gegara ketemuan bareng itu, Zulkifli jadi ngajakin mereka berdua foto bareng. Senyum dikit, cekrek deh. Tapi mupeng gitu gaya Anies pas foto. Bete ya harus berpapasan sama Gatot? Yailah.

Tapi ada yang tau gak sih, kalau Anies ini sebenernya di hari yang sama udah ada acara bukber di Kampung Aquarium, Penjaringan Jakarta Utara. Dan gegara undangan bukber Zulkifli itu, Anies terpaksa cabut lebih dini dari acara tersebut. Anies sepertinya menduakan warga DKI demi potensi jabatan yang lebih tinggi di kursi Ri-1. Mmm, ini toh yang namanya keberpihakan? Sutra lah! (K16)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

Saatnya Jokowi Tinggalkan Relawan “Toxic”?

“Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak” –  Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  PinterPolitik.com Si vis...

Saatnya Ganjar Balas Jasa Puan?

“Ganjar itu jadi Gubernur (Jateng) jangan lupa, baik yang pertama dan kedua itu, justru panglima perangnya Puan Maharani,” –   Said Abdullah, Ketua DPP...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

PDIP Takut Jokowi “Dijilat”?

“PDI Perjuangan mengimbau kepada ring satu Presiden Jokowi agar tidak bersikap asal bapak senang (ABS) dan benar-benar berjuang keras bahwa kepemimpinan Pak Jokowi yang kaya...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...