HomeCelotehAhok, Dibenci dan Dinanti

Ahok, Dibenci dan Dinanti

Kecil Besar

Dalam survei Indikator Politik Indonesia, nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berada di tempat pertama sebagai wakil presiden mendampingi Jokowi. Mungkinkah?


PinterPolitik.com

[dropcap size=big]S[/dropcap]edang apa Ahok di Markas Komando (Mako) Brimob sana? Apakah sore ini, ia bisa melihat prosesi pelantikan rivalnya di Balai Kota? Bagaimana kira-kira perasaannya?

Jangankan orang Jakarta, semua orang Indonesia sudah kenal betul dengan namanya. Sosok yang membuat sebagian warga Muslim berduyun-duyun memprotes perkataannya. Sementara sebagian warga lain, mendukung kebijakan-kebijakannya.

Fenomenal, itulah dirinya. Tak sedikit yang benci padanya, tapi banyak juga yang cinta setengah mati pada sosoknya. Ibarat magnet dua sisi, semua unsur menyatu bersama. Bahkan sudah dipenjara pun, bunga untuknya masih saja berdatangan di Balai Kota.

Sedang apa Ahok di penjaranya? Apakah ia tahu kalau Indikator Politik Indonesia menempatkan namanya di posisi pertama, sebagai wakil presiden Indonesia? Apakah ia tahu, masih ada orang yang berharap ia mendampingi Jokowi memimpin Indonesia?

Apakah menjadi pejabat di Indonesia, masih ada dalam benak maupun mimpinya? Atau trauma sudah mengerogoti ambisinya hingga enggan mengabdi kembali pada negara? Sudahkah ia berencana, akan jadi apa setelah keluar nanti dari penjara?

Di pihak lain, tentu masih ada orang-orang yang enggan mengucapkan lagi namanya. Menganggap Ahok telah menimpakan derita, terlunta-lunta, merana, karena terusir dari tanah dan rumah mereka.

Sedang apa Ahok di Mako Brimob sana? Apakah penjara membuatnya menderita?

Di Balai Kota, Gubernur dan Wakil Gubernur baru Jakarta tengah bergembira. Bersiap memimpin Jakarta, membenahi rencana yang tertunda dan janji-janji kampanye mereka saat mengalahkan pendahulunya.

Warga Jakarta ikut bahagia, berdoa agar sang pengganti mampu mengabdi sesuai janji. Masih banyak yang harus dibenahi, dari banjir, kemacetan, dan masalah reklamasi. Kita lihat bagaimana kiprah mereka nanti.

Namun sebagian warga lainnya, memandang penggantian ini dengan perasaan merana. Mereka masih berharap Ahok yang ada di Balai Kota, meneruskan rencana yang terbengkalai sebelumnya.

Merekalah yang  menginginkan Ahok kembali, setelah ia keluar dari penjara nanti. Berharap Ahok akan mendampingi Jokowi, memimpin kembali sebagai wakil presiden negara ini.

Sedang apa Ahok di sore sehabis hujan ini? Tahukah dirinya kalau masih ada yang menanti? (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...