HomePinPol TVSejarah Pulau di Indonesia Yang Ditukar Manhattan

Sejarah Pulau di Indonesia Yang Ditukar Manhattan

Kekayaan alam Indonesia memang luar biasa. Hamparan lautan luas yang membentang di antara pulau-pulau nan indah, menghias padang bukit dan lembah, serta guratan sumber-sumber daya alam berlimpah yang terkandung di dalamnya, memang membuat negara kita ini layak berstatus zamrud khatulistiwa. Tidak heran, banyak negara Eropa yang berusaha untuk menguasai wilayah Nusantara dan mengukuhkan pengaruhnya. Orang-orang Portugal, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Prancis adalah beberapa di antaranya. Adapun Belanda adalah yang terlama berkuasa atas negara ini dan mengeruk kekayaan berlimpah yang dimiliki oleh Indonesia. Nah, di masa kekuasaan Belanda ini, ada satu kisah menarik ketika Negeri Bunga Tulip itu rela menukar wilayah Manhattan di New York, Amerika Serikat, dengan sebuah pulau kecil yang ada di Kepulauan Maluku, Indonesia, bernama Pulau Run. Yess, ini adalah kisah tentang Manhattan yang kini berstatus sebagai The Largest Central Business District alias distrik bisnis terbesar di dunia, yang ditukarkan dengan Pulau Run. Kala itu, Belanda menganggap Pulau Run jauh lebih menjanjikan dibandingkan Manhattan. Penasaran seperti apa kisahnya? Inilah Risalah Surga Rempah Ditukar Manhattan!

Baca juga :  Ini Yang Terjadi Bila Persia Kalahkan Yunani

#Trending Article

John Lie: Laksamana Hantu Selat Malaka Kebanggaan Nasution

https://youtu.be/bG2UnqQ0DS4 Seorang anak bernama John Lie yang bercita-cita untuk mengarungi hidup di kerasnya ombak samudera. Mengawali karier pelautnya hanya sebagai buruh pelabuhan di Tanjung Priok...

Mantan Kepala BIN ungkap sumber kebocoran data

https://www.youtube.com/watch?v=m-85PcSCsQ4

Peta Politik di 2024 | Wawancara Ubedilah Badrun

https://youtu.be/zqtFF4KtR1s Kendati masih berlangsung tiga tahun lagi, perdebatan terkait kandidat potensial yang maju di Pilpres 2024 telah menjadi diskursus hangat publik. Lantas, siapa kira-kira sosok...

Politik, Arsitektur dan Ibu Kota Baru | One Step Closer with Ridwan Kamil (Episode #1)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi salah satu tokoh politik nasional yang paling banyak dipergunjingkan.

Operasi Intelijen di Balik Lengsernya Gus Dur

3 Juli 2001 Sebuah konferensi pers digelar. Amien Rais, sang Ketua MPR, berbicara di hadapan wartawan.

Wacana Pemindahan Ibukota

JTNDZGl2JTNFJTNDaWZyYW1lJTIwdHlwZSUzRCUyMnRleHQlMkZodG1sJTIyJTIwd2lkdGglM0QlMjI4NTMlMjIlMjBoZWlnaHQlM0QlMjI0ODAlMjIlMjBzcmMlM0QlMjJodHRwcyUzQSUyRiUyRnd3dy55b3V0dWJlLW5vY29va2llLmNvbSUyRmVtYmVkJTJGMWtCSnc0MGZSY2slM0ZzaG93aW5mbyUzRDAlMjZtb2Rlc3RicmFuZGluZyUzRDElMjZhdXRvcGxheSUzRDElMjZsb29wJTNEMSUyNmF1dG9oaWRlJTNEMSUyNnJlbCUzRDAlMjZmcyUzRDAlMjIlMjBmcmFtZWJvcmRlciUzRCUyMjAlMjIlMjBhbGxvdyUzRCUyMmF1dG9wbGF5JTIyJTIwJTNFJTNDJTJGaWZyYW1lJTNFJTNDJTJGZGl2JTNFWacana pemindahan ibukota kembali bergulir. Padahal, sejak zaman Soekarno, wacana tersebut telah ada, namun tidak juga terealisasi. Akankah kali ini Indonesia benar-benar punya ibukota...

Mungkinkah Prabowo Di-reshuffle?

Terkait bela negara yang sempat disinggung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, bagaimana tanggapan Evan A. Laksmana mengenai bela negara dari Prabowo Subianto?

Korupsi Gerogoti PLN

https://youtu.be/3W2e2Z_1JYA pinterpolitik.com – Skandal suap Rolls Royce yang menjerat Eks Dirut Garuda Indonesia, Emirsyah Satar ikut menyeret Perusahaan Listrik Negara. Ditengah berbagai kasus korupsi yang mendera...

More Stories

John Lie: Laksamana Hantu Selat Malaka Kebanggaan Nasution

https://youtu.be/bG2UnqQ0DS4 Seorang anak bernama John Lie yang bercita-cita untuk mengarungi hidup di kerasnya ombak samudera. Mengawali karier pelautnya hanya sebagai buruh pelabuhan di Tanjung Priok...

Mantan Kepala BIN ungkap sumber kebocoran data

https://www.youtube.com/watch?v=m-85PcSCsQ4

Kelas Revolusi Baru, Jalan Nadiem Menuju Pilpres

https://www.youtube.com/watch?v=f-U5oNnukNs Mahasiswa dan golongan revolusioner memiliki hubungan karib sebagai penggerak sejarah. Direktur Pusat Kajian Pancasila Universitas Jakarta (Pusaka Pancasila Unija), Fakhruddin Muchtar memandang Revolusi Informasi...