HomePinPol TVHorizonMasih Layakkah Kita Percaya Pers atau Media?

Masih Layakkah Kita Percaya Pers atau Media?

Kecil Besar
Kalian pasti ingat dengan kritikan yang diterima oleh stasiun TV berita, Metro TV, pada Pilpres 2019 lalu. Kala itu, kredibilitas Metro TV dipertanyakan oleh banyak pihak. TV ini sempat memantik persepsi negatif masyarakat terhadap media, yang pada akhirnya negatif pula pada pers dan jurnalistik secara keseluruhan.

Bagaimana sebetulnya fenomena ini harus dimaknai dan apa sebenarnya alasan utama kepercayaan publik terhadap pers ini menurun?

#Trending Article

Kok Prabowo Berani Bikin Kabinet Gemuk? Ini Alasan Sebenarnya!

https://youtu.be/TLEJsFFQLQ0 Pinterpolitik.com - Prabowo Subianto memilih strategi kabinet gemuk untuk pemerintahannya. Apa alasan sebenarnya di balik keputusan ini? Simak ulasan lengkapnya tentang efisiensi, stabilitas politik,...

Politik ala Thanos: dari Deng Xiaoping hingga Soekarno?

https://youtu.be/CsDgffx79lE Avengers merupakan salah satu film buatan Marvel yang paling laku di dunia. Bayangin. Siapa yang tidak tahu kisahnya Tony Stark dan kawan-kawan? Apalagi, aksi...

Siapa Yang Cinta Indonesia?

Berhari-hari demonstrasi dilakukan diberbagai daerah, tetapi pemerintah tidak merespon dengan baik akan berbagai tuntutan dari para demonstran, atas ketidakwajaran RUU KUHP yang dilakukan wakil...

Menguak Garis Keturunan Prabowo Subianto

Masalah keturunan kerap menjadi isu yang menyertai setiap gelaran Pemilu. Para kandidat yang akan berlaga kerap ditelusuri silsilah keluarganya dan diperbandingkan satu sama lain. Salah...

Sejarah Harmoko: Lidah Soeharto Yang Turunkan Sang Jenderal?

Harmoko adalah sosok pembantu presiden paling populer di era itu. Ia adalah bintang media. Setiap hari, koran dan televisi memberitakan aktivitasnya, baik sebagai Menteri Penerangan maupun sebagai Ketua Umum Golkar. Kata-kata yang sering menjadi tagline Harmoko dan kerap ia ucapkan adalah: “Menurut petunjuk beliau bapak presiden”. Harmoko menjadi Menteri Penerangan selama 3 periode, yakni antara tahun 1983 hingga 1997.

More Stories

Jokowi Jadi “Korban” Drama Zelensky-Putin?

https://www.youtube.com/watch?v=6qISKmZp74Y

Kenapa MBS Buat Saudi Jadi Moderat?

https://www.youtube.com/watch?v=-9XI4KX9R8U

Jika Revolusi Bolshevik Tidak Terjadi

https://www.youtube.com/watch?v=DIFjP2VsJ9s