Kala Indonesia Doyan Impor Garam

219

Ironi garam Indonesia

Ironi garam Indonesia, disebabkan oleh faktor kualitas dan kuantitas jadi alasan masih impor. Industri jadi sektor yang serap pasokan garam terbesar, capai 92 persen. Sementara kebutuhan rumah tangga hanya capai 314 ribu ton per tahun (2018)

Baca juga :  Benarkah Ganjar Pemimpin “Overrated”?
Previous articleGercep Kunker Prabowo ke Luar Negeri
Next articleJurnalis Jadi Sasaran Buzzer?