HomeNalar Politik

Nalar Politik

Drama Patungan Transjakarta KDM – Pramono

Setiap pagi, 4,5 juta orang melintas tanpa peduli batas provinsi. Tapi tagihan subsidi mereka hanya jatuh ke satu meja, milik Pramono Anung, gubernur yang...

Bahlil, Loid Forger-nya Indonesia?

Supremasi Putih Rasialisme Argentina

“Berkah” Adu Mekanik Penegak Hukum?

spot_imgspot_img

Koalisi Dini, Semata Memenangkan Pilpres?

Tarik-ulur penentun konfigurasi koalisi partai politik (parpol) menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, semakin menarik untuk disimak. Bangunan narasi koalisi diperlihatkan parpol dengan berbagai macam bentuk. Terdapat...

Sudah Benarkah Yahya tentang Radikalisme?

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf baru-baru ini mengatakan radikalisme adalah pilihan politik. Mereka yang menjadi radikal disebutnya ingin merubuhkan negara dan menciptakan sistem kekhalifahan. Sudah tepatkah narasi tersebut? 

Musuh Kita Bukan Oligarki?

Telah menjadi diskursus lama bahwa oligarki adalah hantu yang terus menggentayangi demokrasi Indonesia. Alih-alih menelurkan kebijakan publik yang memberi manfaatkan bagi masyarakat luas, penetrasi...

Segmen Identitas Jadikan PKS Stagnan?

Keinginan PKS untuk membentuk poros nasionalis-religius diterjemahkan sebagai upaya PKS menghindari segmentasi identitas dalam membentuk koalisi. Apakah PKS ingin menyeberang dari stigma partai Islam yang selama ini...

Apakah NU Penentu Pilpres?

Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) selalu didekati oleh partai-partai politik untuk mendapatkan dukungan suara. Namun, apakah benar suara NU sebesar...
spot_img

Latest

Drama Patungan Transjakarta KDM – Pramono

Bahlil, Loid Forger-nya Indonesia?

Supremasi Putih Rasialisme Argentina

“Berkah” Adu Mekanik Penegak Hukum?

Pramono Main “Presiden-presidenan”?

More Stories