HomeNalar Politik

Nalar Politik

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kicepisme Pragmatis Politik

Aldi-Saldi: Hakim Mazhab “Dissenters”?

spot_imgspot_img

Wajar Saja Jokowi Cawe-cawe?

Seusai masa jabatannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meninggalkan legacy-legacy besar, seperti proyek IKN dan KCIC. Apakah ambisi semacam ini bisa kita salahkan?

Kok Cak Imin Suka Jedag-jedug?

Cawapres Anies Baswedan, Cak Imin, akhir-akhir ini makin sering buat konten jedag-jedug. Kenapa kok Cak Imin kini suka konten jedag-jedug?

Jokowi Sangat Percaya Diri Kalahkan Megawati?

Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka telah resmi menjadi cawapres Prabowo Subianto. Ini menjadi tanda tegas bahwa Jokowi tidak mendukung jagoan PDIP, Ganjar...

Pilih Gibran Jamin Kemenangan Prabowo

Di tengah gempuran kritik soal pemilihan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto, nyatanya ada poin penting yang mungkin terlewatkan, yakni bahwa Gibran punya...

Mengapa Jokowi Semakin “Berani”?

Belakangan ini banyak yang khawatir sekaligus bertanya-tanya tentang manuver politik Jokowi. Mengapa sekarang Jokowi tampak semakin berani bermanuver? 
spot_img

Latest

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Kicepisme Pragmatis Politik

DUA BUNYI

Aldi-Saldi: Hakim Mazhab “Dissenters”?

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Kicepisme Pragmatis Politik

DUA BUNYI