HomeNalar Politik

Nalar Politik

Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

spot_imgspot_img

Sentil Tumit “Pria Solo Itu”?

Polemik ijazah Joko Widodo (Jokowi) yang “menyeret” Jusuf Kalla membuka pertanyaan lebih dalam, seberapa kokoh pengaruh pasca-kekuasaan? Di balik jejaring luas dan loyalitas yang tampak solid, tersimpan celah-celah rapuh. Seperti Achilles, kekuatan terbesar kerap menyimpan titik lemah, menunggu sentilan waktu dan perubahan.

Prajogo-Bakrie, Benevolent Oligarchs?

Di tengah kepanikan bursa Asia, dua nama tampak menjadi penopang utama ekonomi Indonesia, yakni Prajogo Pangestu, dan Keluarga Bakrie — dan itu mungkin bukan kebetulan.

Menanti Kebangkitan HTI?

HTI resmi dibubarkan pemerintah pada 19 Juli 2017 melalui Perppu No. 2/2017 tentang Ormas karena dinilai bertentangan dengan Pancasila. Namun pada Februari 2025, GP Ansor dan Banser melaporkan kemunculan kembali aktivitas eks-HTI di berbagai daerah — menggunakan kedok kegiatan keagamaan, halal bi halal di hotel, dan membonceng isu Palestina untuk menyebarkan paham khilafah. Akankah organisasi yang pernah punya pengaruh politik besar ini kembali ke panggung nasional?

Agus Gumiwang, ‘Anak Orba’ Kehabisan Warisan?

Agus Gumiwang Kartasasmita justru yang pertama lepas Jepang. Warisan ayah dulu membangun jembatan, kini sang anak yang meruntuhkannya?

SBY, The Last Maverick Standing

Di balik pesan netralitas TNI terhadap politik praktis, tersimpan peran langka seorang military maverick yang membentuk arah demokrasi Indonesia. Sebuah statemen yang menguak bahwa warisan SBY kiranya harus dipegang teguh dan mampu menjaga relasi sipil dan militer tetap seimbang. Mengapa demikian? PinterPolitik.com
spot_img

Latest

Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Bahaya yang Dibawa Perdamaian

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

More Stories