HomeCelotehYenny Didukung Kalahkan Cak Imin?

Yenny Didukung Kalahkan Cak Imin?

Kecil Besar

“Namanya arus bawah itu mantan pengurus dan PKB (mendorong Yenny Wahid), terus kemudian kalau kita amati kan netizen yang dorong juga banyak, kiai sepuh juga ada yang mendorong Mbak Yenni”. – Imron Rosyadi Hamid, Juru Bicara Yenny Wahid


PinterPolitik.com

Konflik antar anggota keluarga mungkin jadi salah satu warna yang paling sering muncul dalam kisah-kisah film dan yang sejenisnya. Well, Luke Skywalker dan ayahnya Anakin Skywalker alias Darth Vader di seri film Star Wars misalnya adalah salah satu contoh yang paling terkenal.

Contoh lain adalah yang terjadi di Thor, di mana Hela yang adalah saudari Thor justru berkonflik dengan ayah dan saudaranya sendiri.

Mungkin di situ sisi serunya kali ya kalau ada warna konflik keluarga kayak gini. Nah, konflik keluarga ini juga terjadi dalam politik loh.

Baca Juga: Ma’ruf Amin Mulai Unjuk Gigi?

Ini misalnya yang terjadi pada keluarga Abdurrahman Wahid alias Gus Dur terkait kepemimpinan di Partai Kebangkitan Bangsa alias PKB. Ceritanya, keponakan Gus Dur, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sukses “mengkudeta” pamannya itu dari posisi puncak di PKB pada tahun 2008 lalu.

Setelah Gus Dur meninggal, warisan konflik itu masih terasa dengan anak-anak Gus Dur, salah satunya dengan Zannuba Arrifah Chafsoh atau Yenny Wahid. Cak Imin emang sukses membawa PKB di bawah kendali penuh dan menyingkirkan Yenny.

Namun, kini kisah menarik muncul lagi. Ini terkait munculnya isu pendongkelan PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin. Bahkan, juru bicara Yenny Wahid, Imron Rosyadi Hamid, mengaku ada dorongan agar putri Presiden ke-4 RI itu menakhodai PKB.

Dorongan ini muncul seiring merebaknya isu Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB akibat ketidakpuasan yang diutarakan oleh banyak pengurus partai di daerah. Mereka menuduh DPP PKB cenderung menyalahgunakan wewenang untuk memilih kandidat kepemimpinan di daerah.

Makanya, nggak heran jika narasi bahwa Cak Imin dinilai telah menghilangkan marwah PKB juga berkembang di mana-mana. Bahkan, Imron mengaku mendapatkan dukungan dari kiai-kiai di daerah.

Wih, bakal ngeri-ngeri sedap nih kalau misalnya pada akhirnya Mbak Yenny berhasil mengambil alih kembali PKB. Mungkin nanti Mbak Yenny dan Cak Imin bakal ngobrol, dan kemudian terlontar kata-kata dari dialog terkenal Michael Corleone dan kakaknya Fredo Corleone di film Godfather II: “You are my brother, and I love you. But never take side against the family, never”.

Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (S13)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Menyikap Tubir Milbus

Pengangkatan purnawirawan sebagai Komisaris Utama PT Bukit Asam beberapa hari lalu melengkapi pola yang sudah terbentuk: Dirut MIND ID dari AU, Dirut PT Timah dari AD, Dirut Antam dari AD. Tiga perusahaan tambang negara paling strategis kini sama-sama dipimpin figur berlatar militer. Bercanda pun terasa pas — jurusan tambang terbaik Indonesia sepertinya ada di Akademi Militer.