HomeCelotehTito Siap “Gantikan” Terawan?

Tito Siap “Gantikan” Terawan?

“Bagi orang yang tidak puas, tidak ada jabatan yang menyenangkan” – Merry Riana, motivator asal Indonesia


PinterPolitik.com

Cuy, dalam realita kehidupan sosial, tidak sedikit ya ada orang secara mendadak sok ikut campur dalam urusan orang lain, entah itu doi sebenarnya care atau hanya sekedar ingin ikut campur dan memperkeruh sebuah masalah. Gimana sih, menurut kalian, kalau ada orang yang seperti itu?

Pasti kalian gemes banget kan ya. Apa lagi kalau ternyata itu berkaitan dengan urusan kalian. Beeh, rasanya tuh gimana ya? Isinya emosi, jengkel, dan dongkol banget deh pokoknya.

Nah, kondisi ini juga saat ini sedang terjadi dalam dunia pemerintahan di Indonesia, gengs. Begini ceritanya. Kemarin, secara mengagetkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian angkat bicara soal penanganan pasien meninggal karena Covid-19.

Doi menilai bahwa sebenarnya cara terbaik untuk menangani jenazah pasien positif Covid-19 itu dengan cara dibakar ketimbang dimakamkan. Menurutnya, hal ini bertujuan agar sang virus yang menginfeksi jenazah turut mati karena terbakar api, cuy, ya, meski Pak Tito juga menyatakan bahwa cara seperti ini mempunyai potensi menuai pro dan kontra di tengah masyarakat Indonesia.

Kalau mimin pikir sih bukan hanya kemungkinan, tapi pasti malah akan ditolak oleh masyarakat. Lahwong, pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19 saja sampai saat ini masih menuai pro dan kontra, apa lagi dibakar.

Beeh, pasti ramai tuh. Bahkan, nanti pasti ada saja pelintiran dari pihak-pihak tertentu yang tidak suka dengan pemerintah.

- Advertisement -

Tak hanya itu, cuy, Pak Tito juga menjelaskan secara rigid dan sistematis loh bahwa Covid-19 juga bisa dibunuh dengan larutan alkohol di atas 70 persen. Selain itu, bisa mati pada suhu 50oC. Bahkan, pancaran sinar ultraviolet seperti sinar matahari juga bisa membunuh si Covid-19 ini.

Makanya, sebenarnya gak susah kok, menurut mimin, untuk mengurangi penyebaran Covid-19 ini – asal masyarakat mau disiplin. Salah satunya yaitu dengan sering-sering cuci tangan karena mencuci dengan sabun di air juga sudah bisa mematikan sang virus.

Tapi, sebentar deh, Pak Tito ini kok dilihat-lihat seakan menjadi seorang ahli kesehatan dadakan ya. Padahal, kan bapak seorang Mendagri.

Hmm, apa ini hasil dari riset kecil-kecilan dari googling sebelumnya pak? Kan, Pak Tito kemarin cerita kalau sempat berseluncur di internet sembari mencari informasi soal Covid-19. Hehehe.

Apakah mungkin Pak Tito pengen pindah jabatan dan menggantikan Pak Terawan jadi Menteri Kesehatan (Menkes)? Ya, mungkin hanya Pak Tito yang tahu. Tapi, bila benar begitu, mungkin kutipan Merry Riana di awal tulisan bisa menginspirasi. Hehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

- Advertisement -

Baca juga :  Jokowi Cuma Bisa PBB Kelas Lokal?
spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Airlangga ”Dijepit” JK dan PKS?

“Pak JK selalu dikaitkan, endorse Anies, kenapa nggak berat ke AH. Kalau kemudian Pak JK dikaitkan dengan endorse AH itu tidak lepas dari upaya upaya mencarikan...

Misteri Nomor Urut Tiga PDIP

“Jadi dari pihak PDIP, mengusulkan yang namanya tanda gambar itu, nomor itu sebenarnya saya katakan kepada Bapak Presiden dan Ketua KPU dan Bawaslu bahwa...

Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

“Pokoknya, Dewan Kolonel ini adalah satu-satunya dengan tujuan mendukung Mbak Puan di 2024. Itu sekali lagi, tentu kami masih menunggu keputusan Bu Megawati siapa...

Ketika Anies Jadi Cover Boy

Baru-baru ini, warga Kota Malang, Jawa Timur, diramaikan oleh kemunculan tabloid-tabloid bergambarkan muka Anies. Anies sukses jadi cover boy?

Mengapa Mahfud Kebut UU PDP?

Setelah ramai serangan Bjorka pada pejabat, Mahfud MD berjanji agar UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) segera disahkan oleh DPR.

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

Polemik Kuntadhi, Ganjar Cuci Tangan?

“Saya kenal Pak Ganjar. Tapi kayaknya Pak Ganjar, ya nggak kenal saya secara pribadi,” – Eko Kuntadhi, Pegiat media sosial PinterPolitik.com Eko Kuntadhi – pegiat media...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...