HomeCelotehTifatul Sembiring Cemburu ke Gelora?

Tifatul Sembiring Cemburu ke Gelora?

Kecil Besar

“It’s a completely useless emotion – jealousy. I don’t go there.”

– Joy Behar, Comedian


 PinterPolitik.com

Lama tak terdengar kabarnya, Tifatul Sembiring pun nongol lagi. Kali ini dia ngomentarin persaingan yang terjadi antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gelora. Sebagai salah satu sosok yang cukup identik dengan PKS, Tifatul cukup berapi-api mencurahkan kekesalannya.

Kekesalan Tifatul yang menggelora tentunya dipicu oleh semakin menipisnya persediaan kader di PKS yang salah satunya dipicu oleh si pendatang baru, Partai Gelora. Menurutnya tak etis jika ada partai merekrut kader dari partai lain. Gak heran dong kalo dia sampe kesel.

Tifatul pun tak lupa menambahkan bahwa kekesalan utamanya terletak pada kader yang memang mau keluar dari PKS tapi nyambi jadi perekrut buat partai lain. Kalo kata Tifatul sih keluar ya keluar aja, Gausah main ‘politik dua kaki’ segala.

Kalo memang PKS sudah tak semenarik dulu di mata para kadernya yang mendua, yaudah pergi aja. Iya sih iya, toh PKS udah punya Nasdem sekarang yang bisa dimintain tips buat ngerekrut kader potensial. Tapi ini masih nebak-nebak loh ya. Intinya PKS gak sendirian lagi lah.

Sebenarnya curahan kekesalan Tifatul Sembiring ini bisa dimengerti. PKS ini kan kalau kata beberapa pihak memang dilanda perkara internal. Ya masalah internal inilah yang kemudian membuat banyak kader PKS males ngelanjutin berkarier di partai tersebut. Tentunya kehadiran Gelora sebagai pengejawantahan 2.0 dari PKS ini potensi marketing-nya tinggi bagi kader PKS yang kecewa. Jadi gak heran sih kenapa bisa begini sekarang.

Gelora sebagai partai baru yang warna lambangnya cukup familiar di mata masyarakat pun sedang hangat-hangatnya jadi topik pembicaraan. Tentunya ini makin bikin PKS terutama Tifatul sendiri tenggelam dalam hingar-bingar partai baru itu.

Kayaknya sih Tifatul cemburu sama Gelora karena dia udah gak eksis lagi sementara Gelora kayak resto milenial yang baru buka dan diserbu sama pengunjung. Udahlah pak, gausah cemburuan ah. Kalo bapak mau eksis mending bapak beneran maju Pilkada Medan aja, mayan kan tuh kampanye lagi dan muka kembali dikenali. (M52)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

More Stories

Gerindra-PKS Tega Anies Sendiri?

“Being alone is very difficult.” – Yoko Ono PinterPolitik.com Menjelang pergantian tahun biasanya orang-orang akan punya resolusi baru. Malah sering kali resolusi tahun-tahun sebelumnya yang belum...

Ada Luhut, Langkah Bamsoet Surut?

“Empires won by conquest have always fallen either by revolt within or by defeat by a rival.” – John Boyd Orr, Scottish Physician and...

Balasan Jokowi pada Uni Eropa

“Negotiations are a euphemism for capitulation if the shadow of power is not cast across the bargaining table.” – George P. Shultz PinterPolitik.com Sekali-kali mari kita...