HomeCelotehTega Amien Rais pada Mumtaz?

Tega Amien Rais pada Mumtaz?

“Saya tidak percaya adanya skenario besar, skenario sedang-sedang saja, atau skenario kecil-kecilan dalam politik” – Amien Rais, politikus asal Indonesia


PinterPolitik.com

Gengs, penelitian membuktikan bahwa menonton film sangat sehat bagi kejiwaan. Makanya, kalau di akhir pekan biasanya mimin sempatkan buat ngelihat layar bioskop mini, alias ponsel. Hehe.

Nggak cuma baik buat kejiwaan, nonton film juga bikin jantung sehat lho. Kok bisa? Ya, tentu bisa dong. Apalagi, kalau situasinya ‘harap-harap penasaran’ terhadap isi film yang ditunggu. Tentu saja sebagai sutradara, mereka juga cerdas kelleus memanfaatkan situasi ini.

Ya minimal menjalankan misi meraup keuntungan lewat debar-debar pencinta bioskop kan. Biasanya medium yang dimainkan yakni trailer film terkait. Bahkan, saking pengen-nya meningkatkan popularitas garapan, trailer bisa dibuat berkali-kali, dan disebarkan sangat masif sekali.

Nggak percaya? Noh tonton aja Avengers: Endgame (2019) dehBayangin strategi trailer yang dimainkan terbukti jitu dengan bukti tuntas meraup jumlah penonton terbanyak. Sampai-sampai, tanpa dinyanya-nyanya mampu melampaui perolehan penonton film Avatar yang sudah bertahun-tahun memuncaki klasemen.

Nah, begitulah memang sutradara tuh harus cerdas soal beginian. Sebab, skill alamiah saja tanpa drama nggak cukup, cuyHehe.

Tampaknya strategi seperti itu sangat dipahami oleh para politisi juga lho. Ya, efek ‘meraup perhatian sebanyak-banyaknya lah. Makanya, politisi lihai sekali kan mendramatisir suatu peristiwa.

Apalagi, bagi politisi sekaliber Pak Amien Rais yang sudah malang melintang ke sana dan ke sini. Sudah barang tentu memainkan psikologi massa aksi layaknya sutradara film yang sudah cakep mainnya, cuy.

Hal itu kelihatan banget kok saat ia beraksi di depan publik soal niatannya membuat partai baru. Publik lho sebenarnya nggak menyangka kalau Pak Amien Rais bakal serius menggarap partai barunya ini.

Pasalnya, publik memprediksi bahwa pernyataan Pak Amien yang memutuskan keluar dari partai yang identik dengan dirinya, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), itu sekadar reaksi sesaat. Eh, tahu-tahunya beneran.h

Dalam kondisi alamiah, prosesi pembuatan partai, yang bahkan sebab adanya sakit hati (upps), sudah biasa terjadi. Nggak perlu di-hiperbola-kan. Namun, bukan Pak Amien namanya kalau nggak pandai menyedot perhatian publik.

Pokoknya apa saja yang dipegang Pak Amien pasti banyak sorotannya. Tentu, kita masih ingat kan bahwa anak-anak Pak Amien tuh ditarik semua ke dalam partai yang bakal segera dibentuk itu, kecuali satu anak andalannya, yakni Mumtaz Rais.

For your information, Mas Mumtaz ini keukeuh untuk tetap berada di barisan Pak Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas). Sementara, anak-anak Pak Amien Rais yang lainnya, kayak Mbak Hanum, lebih memilih untuk mendukung langkah sang Ayah.

Mungkin, itu adalah trailer pertama, yakni soal drama internal keluarga. Sekarang muncul lagi nih trailer baru, yakni soal gambaran umum partai yang dibentuknya.

Bocoran aja sih. Partai ini tuh punya asas namanya Islam Rahmatan Lil Alamin. Sementara, semboyannya garang banget, cuy, yakni “Lawan Kedzaliman dan Tegakkan Keadilan”. Sungguh mulia sekali deh.

Dari kalian pasti ada yang nanya: “Kok banyak amat sih, min, trailer-nya? Kenapa kagak langsung di-launching aja sih tuh partai?” Lha sama, mimin juga mau tanya begitu.

Namun, mimin sadar sih memang kalau berhadapan dengan Pak Amien harus sabar. Jangan buru-buru. Sebab, ibarat kata sirkuit, ini sirkuit Assen, bro. Keloknya banyak.

Ngomong-ngomong nih, apa jangan-jangan Pak Amien bikin trailer yang banyak begini tuh buat bikin berdebar si anak yang ada di partai sebelah, ya? Kalau pesan dari mimin untuk Mas Mumtaz, siap-siap ya, yakni persiapan untuk berenang dari Jakarta ke Labuan Bajo. Upss. (F46)h

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Banner Ruang Publik
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...