HomeCelotehPSI Siap Gempur Anies Soal Rizieq

PSI Siap Gempur Anies Soal Rizieq

Kecil Besar

“Teman-teman DPRD sudah dewasa dalam berdemokrasi, jadi yang begitu-begitu enggak akan diterima. Itu (wacana interpelasi PSI) nyari-nyari panggung aja”. – M. Taufik, Penasehat Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta


PinterPolitik.com

Anies Baswedan emang jadi salah satu tokoh politik nasional yang disorot oleh publik beberapa waktu terakhir. Bukan tanpa alasan, Gubernur DKI Jakarta ini dianggap melakukan “pembiaran” terhadap pelanggaran protokol kesehatan pasca pulangnya pentolan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Rizieq yang juga menyelenggarakan pesta pernikahan putrinya pun dianggap mendapatkan “angin segar” dari Anies yang hanya memberikan sanksi denda pada acara tersebut.

Selain itu, pasca tiba di Indonesia, Rizieq juga menerima banyak kunjungan masyarakat dan tokoh-tokoh politik nasional. Padahal, ia seharusnya melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu sesuai ketentuan yang ada dalam protokol kesehatan yang berlaku.

Makanya tidak heran jika Anies kemudian dikritik oleh banyak pihak. Ia juga telah dipanggil dan diperiksa oleh pihak kepolisian.

Salah satu kubu yang cukup serius menyoroti hal ini adalah Partai Solidaritas Indonesia alias PSI. Bermodalkan kursi di DPRD DKI Jakarta, PSI mewacanakan untuk menggunakan hak interpelasi terhadap Anies.

Interpelasi sendiri adalah hak yang dipunyai oleh DPR maupun DPRD untuk “bertanya” kepada pemerintah atau eksekutif mengenai kebijakan yang dianggap penting dan berdampak luas bagi masyarakat.

Nah, PSI menganggap Anies tidak tegas dalam menegakkan aturan-aturan yang dibuatnya sendiri. Jadi, perlu nih buat Pak Anies untuk melakukan klarifikasi agar masyarakat tidak menganggap pemerintah daerah “pilih kasih” dalam penegakan aturan-aturan hukum di tengah makin masifnya kasus Covid-19.

Hmm, berasa PSI mau nyerang habis-habisan nih dalam persoalan ini. Apalagi, publik juga menanti akan seperti apa Anies “berkelit” ketika dimintai pertanggungjawaban soal masalah ini.

Baca juga :  Waspada 3 "Kingdoms" of Jokowi?

Ibaratnya seperti ungkapan”: “The time has come”, waktunya telah tiba untuk all-out attack pada Anies. Benar-benar memanfaatkan momentum nih partai yang satu ini.

Kalau direpresentasikan dengan meme, maka ekspresi PSI bisa digambarkan dengan meme Saruman yang kata-katanya: “So you have chosen to die?” Kebayang nih meme dua kotak, bagian atasnya ada foto Rizieq bertemu Anies, sementara di kotak bawahnya ada tulisan PSI dengan foto Saruman dan ungkapan itu. Hehehe.

Buat yang belum tahu, Saruman adalah tokoh di film The Lord of The Rings. Nonton gih biar tahu tokohnya yang mana. Upps.

Anyway, menarik untuk ditunggu akan seperti apa nasib interpelasi yang rencananya akan diajukan oleh PSI tersebut. (S13)


Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Menyikap Tubir Milbus

Pengangkatan purnawirawan sebagai Komisaris Utama PT Bukit Asam beberapa hari lalu melengkapi pola yang sudah terbentuk: Dirut MIND ID dari AU, Dirut PT Timah dari AD, Dirut Antam dari AD. Tiga perusahaan tambang negara paling strategis kini sama-sama dipimpin figur berlatar militer. Bercanda pun terasa pas — jurusan tambang terbaik Indonesia sepertinya ada di Akademi Militer.