HomeCelotehPrestasi Sri Mulyani Jadi ‘Kutukan’?

Prestasi Sri Mulyani Jadi ‘Kutukan’?

Kecil Besar

“Mess, cursed and blessed” – Eminem, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Bila kita berbicara membahas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (atau Bu Ani), kita mungkin bakal ingat dengan pengalaman dan prestasinya yang bisa dibilang cukup hebat. Bagaimana tidak? Bu Ani ini dulu pernah lho menjadi perempuan Indonesia pertama yang menduduki jabatan Direktur Pelaksana Bank Dunia pada tahun 2010-2016.

Selain pernah menjabat sebagai petinggi organisasi internasional tersebut, Bu Ani juga kerap mendapatkan penghargaan internasional lho. Pada tahun 2019 lalu misalnya, majalah The Banker – tergabung dalam kelompok Financial Times – menobatkan beliau sebagai Finance Minister of The Year 2019.

Selain dari The Banker, Bu Ani juga pernah lho mendapatkan penghargaan sebagai Best Minister of Finance in Asia Pacific dalam tiga tahun berturut-turut, yakni pada tahun 2017, 2018, dan 2019. Penghargaan-penghargaan ini datang dari media keuangan di Asia yang bernama FinanceAsia.

Hmm, dengan pengalaman dan penghargaan seabrek gini, pasti sudah biasa dong buat Bu Ani dalam melewati berbagai rintangan yang harus dilalui guna mewujudkan kebijakan-kebijakan pemerintah sebagai Menkeu, apalagi rintangan-rintangan “sakit perut” akibat banyak gratisan-gratisan yang dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hehe.

Hmm, tapi, Bu Ani beberapa waktu lalu tampaknya harus menghadapi rintangan yang berbeda. Dalam rapat lanjutan yang dilaksanakan bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada akhir Januari lalu, beliau malah dipanggil oleh para anggota DPR dengan sebutan “Menteri Terbaik Dunia.”

Alih-alih merasa bangga, Bu Ani malah kesal lho dengan kelakuan anggota-anggota DPR tersebut. Pasalnya, sebutan prestasi Menkeu itu malah digunakan untuk mengkritik kinerja beliau yang dianggap gagal dalam mencapai target yang ditentukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2019 lalu.

Hmm, berkaca dari kasus ini, tampaknya blessing (berkat) dalam prestasi yang didapatkan oleh Bu Ani sebagai Menkeu tampaknya juga menjadi curse (kutukan) tuh buat beliau. Kek gimana ya? Menjadi semacam blessing yang ternyata juga merugikan Bu Ani.

Mungkin, hal serupa juga dialami nih oleh Sabrina Spellman dalam seri televisi Netflix yang berjudul Chilling Adventures of Sabrina. Dalam seri tersebut, dikisahkan bahwa Sabrina memiliki kekuatan magis sebagai seorang penyihir (witch). Meski begitu, kekuatannya itu dianggap cukup menakutkan bagi para teman-teman dekatnya – seperti Harvey Kinkle – sehingga muncul persoalan dan rintangan baru bagi hubungan pertemanan mereka.

Ya, mungkin, bagi Bu Ani, tantangan-tantangan baru – seperti peristiwa di DPR lalu – ini dapat menjadi ujian baru bagi beliau sebagai Menkeu. Pasalnya, bagaimanapun, penghargaan-penghargaan itu diperoleh beliau karena kemampuannya dalam membuat kebijakan ekonomi dan keuangan yang dinilai baik.

Apalagi, dalam beberapa waktu dekat, perekonomian Indonesia diprediksi akan mendapatkan gejolak ancaman lain, yakni virus Corona yang disebut-sebut dapat berdampak pada Tiongkok dan sebagian rapor ekonomi Indonesia. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  “Mixed Feelings” ala Megawati Berlanjut?
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Gatot Ke INTI, Persiapan Pilpres?

Minggu lalu, Panglima TNI Gatot Nurmantyo melakukan silaturahmi dengan para Pengusaha Indonesia Tionghoa (INTI). Gatot siap Pilpres? PinterPolitik.com “Politik adalah seni kelihaian dalam mendapatkan suara dari...

More Stories

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

MBG dan Runtuhnya ‘Republik Tepung’

Prabowo melarang telur dadar di program MBG karena rawan dicampur tepung. Mungkinkah kebiasaan "tepung" ini mengancam masa depan bangsa?