HomeCelotehPrabowo Jadi Bapak Online?

Prabowo Jadi Bapak Online?

Kecil Besar

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mulai sering terlihat di berbagai jejaring media sosial (medsos). Apakah ini saatnya Prabowo dijuluki “Bapak Online”?


PinterPolitik.com

Beberapa waktu lalu, mimin baru aja nonton sebuah film yang menarik lho. Judulnya adalah The Mitchells vs. the Machines (2021). Ceritanya kurang lebih didasarkan pada sebuah keluarga yang dipenuhi berbagai persoalan tetapi tetap bisa kompak dan menjadi penyelamat dunia.

Keluarga Mitchell ini terbilang unik karena setiap anggota keluarganya memiliki karakteristik masing-masing. Ada yang suka bikin film, ada yang nerd dinosaurus, ada yang pandai memperbaiki berbagai barang, dan ada juga sosok ibu yang sangat menyayangi anak-anaknya.

Uniknya, film ini juga menggambarkan keadaan sosial di masyarakat, yakni ketergantungan manusia terhadap mesin dan teknologi. Gimana nggak? Di film itu, umat manusia diceritakan sangat bergantung pada jejaring dunia maya (internet) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Ketergantungan pada teknologi ini akhirnya membawa malapetaka lho – dengan kebangkitan AI dan mesin untuk menguasai manusia. Untung aja ada keluarga Mitchell yang akhirnya mampu menyelamatkan umat manusia.

Ya, terlepas dari mungkin atau tidaknya terjadi malapetaka tersebut di dunia nyata, gambaran akan ketergantungan teknologi ini sebenarnya cukup tepat lho. Buktinya aja, sekarang, masyarakat Indonesia makin banyak yang bergantung pada ponsel pintar (smartphone).

Apapun, saat ini, bisa diakses melalui segenggam gawai yang terhubung dengan jaringan internet. Selain itu, berbagai informasi kini dengan mudah dibagikan dan didapatkan hanya dengan sejumlah klik atau tap.

Mungkin, inilah mengapa di abad ke-21 dinamika dan diskursus sosial dan politik banyak dipengaruhi dan terjadi di dunia maya. Apalagi, semakin ke sini, semakin banyak pejabat dan politisi yang memanfaatkan media sosial (medsos) untuk berinteraksi dengan publik tanpa mengkhawatirkan jarak dan waktu.

Baca juga :  Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Baca Juga: Ambisi Prabowo Setingkat Steve Jobs?

Anggaran Pertahanan Rp 1,7 kuadriliun Bocor

Salah satunya adalah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Baru-baru ini, Pak Prabowo yang juga Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu hadir di sebuah podcast populer yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier.

Nggak hanya hadir di podcast tersebut, Pak Prabowo juga mengadakan giveaway lho melalui akun Twitter milik Partai Gerindra. Pertanyaan yang disajikan pun seputar diskusi Pak Prabowo bersama Om Deddy di podcast tersebut.

Hmm, Pak Prabowo makin ke sini udah nggak jadi pendiam lagi ya? Seingat mimin, sejak beberapa waktu lalu, Pak Menhan lebih banyak diam dan jarang muncul di publik lhoHmm, mungkin Pak Prabowo adalah seorang ambivert – terkadang introvert dan terkadang extrovert.

Ya, mungkin, Pak Prabowo ini mulai belajar ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang dulu menjadi pasangannya ketika maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Bang Sandi kan udah dapat julukan sebagai “Papa Online”, kan? Hehe.

Tapi ya, kemunculan Pak Prabowo di podcast­-nya Om Deddy kemarin sepertinya nggak menjawab sepenuhnya polemik dari wacana anggaran pertahanan yang mencapai Rp 1,7 kuadriliun. Hmm, nanti masyarakat makin penasaran lho, Pak?

Ya, terlepas dari ramainya polemik tersebut, mungkin Pak Prabowo udah sadar kalau jadi pendiam bakal susah dikenali publik. Kan, Pak Menhan kabarnya mau maju lagi di Pilpres 2024 nanti. Hehe. Apalagi, calon-calon presiden (capres) potensial lainnya udah aktif banget lho di banyak linimasa medsos.

Hmm, apakah ini saatnya Pak Prabowo mendapatkan julukan “Bapak Online” seperti Bang Sandi? Apa mungkin bakal dijuluki sebagai “Presiden Online”? Kan, barang kali, Pak Prabowo bisa menjadi influencer yang sekaligus bisa jadi presiden suatu hari nanti. Hehe. (A43)

Baca juga :  Menyikap Tubir Milbus

Baca Juga: Akankah Prabowo Khianati PDIP?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?