HomeCelotehPonsel DPR Ganggu “Sinyal” Masyarakat?

Ponsel DPR Ganggu “Sinyal” Masyarakat?

“Maafkan, aku tak bisa memahami maksud amarahmu, membaca dan mengerti isi hatimu” – Chrisye, penyanyi asal Indonesia


PinterPolitik.com

Berbicara mengenai berbagai persoalan dari para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memang tidak ada habisnya – dari soal polemik di berbagai rancangan undang-undang (RUU), sebagian anggotanya yang tersandung kasus-kasus korupsi, sampai perilaku para anggotanya ketika melaksanakan sidang.

Dengan berbagai persoalan itu, tidak mengherankan juga apabila publik tidak percaya sepenuhnya kepada para wakil rakyat. Lembaga Survei Indonesia (LSI) nih pernah bilang, pada Oktober lalu, kalau DPR menjadi salah satu lembaga yang paling tidak dipercayai oleh masyarakat.

Untungnya, para mahasiswa menyadari hal ini. Koordinator Pusat BEM Nusantara Hengki Primana, ketika hadir dalam audiensi bersama Komisi III DPR, menjelaskan kalau persoalan terbesar yang dihadapi oleh pemerintah saat ini adalah minimnya kepercayaan publik.

Tapi, tampaknya, sebagian anggota DPR sepertinya nggak dengerin pemaparan Hengki. Ternyata, salah satu anggota Komisi III DPR, Eva Yuliana, malah terlihat sibuk dengan ponsel iPhone 11-nya sendiri. Ya, selama TKDN-nya terpenuhi nggak apa-apa lah ya.

Mungkin, Hengki terbiasa ditegur dosen nih kalau sedang bermain ponsel dalam kelas. Makanya, mahasiswa ini merasa benar bila menegur Eva.

Padahal, kata Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir, Eva sedang mencari-cari nih materi-materi seputar topik yang dibahas. Sampai-sampai, Mbak Eva bela-belain hadir lho walaupun ada acara lain. Kan, acara lain bisa jadi memang penting, ya kan?

- Advertisement -

Lha, memangnya audiensi di DPR nggak penting? Kepentingan masyarakat untuk dibahas dalam pertemuan-pertemuan itu juga nggak kalah penting dong harusnya.

Tapi, ngomong-ngomong soal sibuk bermain ponsel, anggota-anggota DPR memang terkenal nih dengan berbagai kelakuan mereka. Pada bulan Oktober lalu misalnya, salah satu anggota DPR “tertangkap” tengah tertidur ketika dilantik. Hmm, baru dilantik saja sudah tidur.

Ya, agaknya menjadi wajar mungkin apabila “sinyal-sinyal” aspirasi masyarakat banyak keganggu. Lha, wong anggota-anggota DPR-nya sibuk main ponsel dan tidur.

Mungkin, ini nih yang ngebikin DPR nggak peka sama tuntutan-tuntutan mahasiswa ketika berdemonstrasi September lalu. Barang kali, dihadangnya para mahasiswa di Gedung DPR/MPR waktu itu bertujuan agar “kegiatan-kegiatan” DPR nggak terganggu. Hmm.

Ya, mungkin, seperti kata Pak Adies, kita perlu maafin dan nggak boleh suuzan sama “kelakuan” anggota DPR. Kan, bisa jadi, ponselnya digunakan untuk mencari informasi dan materi. Ya, yang penting, asal bukan dari buzzer aja. Hehe. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

- Advertisement -

Baca juga :  Puan Bahagia, Rakyat Menangis?
spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Polemik Kuntadhi, Ganjar Cuci Tangan?

“Saya kenal Pak Ganjar. Tapi kayaknya Pak Ganjar, ya nggak kenal saya secara pribadi,” – Eko Kuntadhi, Pegiat media sosial PinterPolitik.com Eko Kuntadhi – pegiat media...

Mahfud MD Permainkan Bjorka?

“Satgas itu dibentuk bukan untuk memburu Bjorka, sebab yang dari Bjorka itu tak satupun yang membobol rahasia negara. Itu hanya sensasi,” – Mahfud MD,...

Airlangga ”Dijepit” JK dan PKS?

“Pak JK selalu dikaitkan, endorse Anies, kenapa nggak berat ke AH. Kalau kemudian Pak JK dikaitkan dengan endorse AH itu tidak lepas dari upaya upaya mencarikan...

Misteri Nomor Urut Tiga PDIP

“Jadi dari pihak PDIP, mengusulkan yang namanya tanda gambar itu, nomor itu sebenarnya saya katakan kepada Bapak Presiden dan Ketua KPU dan Bawaslu bahwa...

Di-Back Up SBY-JK-Paloh, Anies Pede?

“Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ayah biologis dan ideologis AHY, Jusuf Kalla sebagai mentor politik Anies, dan Surya Paloh sebagai king maker,” – Ahmad...

Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

“Pokoknya, Dewan Kolonel ini adalah satu-satunya dengan tujuan mendukung Mbak Puan di 2024. Itu sekali lagi, tentu kami masih menunggu keputusan Bu Megawati siapa...

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

More Stories

Ketika Anies Jadi Cover Boy

Baru-baru ini, warga Kota Malang, Jawa Timur, diramaikan oleh kemunculan tabloid-tabloid bergambarkan muka Anies. Anies sukses jadi cover boy?

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

Mengapa Mahfud Kebut UU PDP?

Setelah ramai serangan Bjorka pada pejabat, Mahfud MD berjanji agar UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) segera disahkan oleh DPR.