HomeCelotehPiala UU Ciptaker untuk Luhut?

Piala UU Ciptaker untuk Luhut?

Kecil Besar

“Hanya politisi yang tidak turun ke lapangan yang ‘imun’ dari melakukan kesalahan” – Nelson Mandela, mantan Presiden Afrika Selatan


PinterPolitik.com

Lords Mobile – game yang menampakkan sisi menarik di balik teka-teki suatu misi – ternyata juga berlaku di dalam kehidupan politik nasional, cuy. Hal tersebut terbersit di otak mimin manakala mengikuti perkembangan isu soal siapa aktor yang ada di balik Undang-Undnag Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Soalnya begini, cuy, rata-rata publik sudah meyakini bahwa pengusung utamanya ialah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika berpidato setelah dilantik pada Oktober 2019 lalu. Namun, ternyata, setelah bola panas ini mulai membuat gerah, aktor yang sebenarnya baru angkat suara.

Dialah sang maha dahsyat, Luhut B. Pandjaitan yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves). Muasalnya, pada acara bertajuk “Outlook 2021: The Year of Opportunity”, Opung Luhut terang-terangan mengakui jika omnibus law itu sebenarnya sudah ia gagas sejak masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Katanya, saat itu Luhut merasa bahwa peraturan yang ada di Indonesia terlalu menumpuk sehingga banyak yang tumpang tindih. Opung sebagai pihak yang menjabat di bagian itu merasa perlu membersihkan peraturan yang berserakan tersebut sehingga ia pun mengundang banyak ahli hukum untuk membincang cara dan strategi mengatasi persoalan pelik ini.

Akhirnya, dari diskusi panjang itu, muncul ide untuk menyeleksi dan mengumpulkan UU yang satu garis ke dalam satu bentuk. Dan, abra kadabra, lahirlah kesepakatan membentuk omnibus law.

Benar-benar pas deh kalau Opung dijuluki LordLuhut. Secara, permainannya tuh terkesan mengingatkan mimin pada game Lords Mobile, yang penuh kecerdikan dalam menempatkan diri.

Jadi ingat kata Mas Itachi ketika bertarung dengan Sasuke pas bahas keberadaan Uchiha Madara, “Terkadang kita hidup terjebak dengan asumsi yang salah.” Begitulah kira-kira. Untuk Opung, keren banget, nggak heranlah kalau pada bilang Pak Luhut di atas Jokowi. Upps. (F46)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...