HomeCelotehPAN Ikut Main TikTok?

PAN Ikut Main TikTok?

Kecil Besar

“Got ‘em all dancing on TikTok” – Sueco the Child, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Akhir-akhir ini, siapa sih yang nggak ikutan bermain TikTok? Aplikasi buatan perusahaan asal Beijing, Tiongkok, yang bernama ByteDance ini kini kian mendapat perhatian dari khalayak umum Indonesia.

Dengan layanan video pendek yang disertai dengan musik dan efek tertentu, TikTok dengan pesat menjadi salah satu aplikasi yang paling diminati. Tak jarang, konten-konten lucu yang dibuat dalam aplikasi ini acap kali juga muncul di lini masa media-media sosial lainnya, seperti Twitter dan Instagram.

Hmm, konten video komedi seperti ini memang udah menjadi jagonya warganet-warganet Indonesia. Bagaimana tidak? Sebuah video joget yang berlatar mirip dengan venue kegiatan Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) muncul di TikTok dan tersebar di Twitter.

Eits, tapi, orang-orang video dalam video tersebut bukan orang-orang yang hadir sebagai peserta Kongres V PAN deh kayaknya. Kabarnya sih, video tersebut dibuat oleh pegawai-pegawai hotel yang ingin menyindir kericuhan yang terjadi pada kongres kemarin.

Ya, mungkin, para pekerja hotel itu kesal. Hehe. Bagaimana tidak? Ruangan yang digunakan dalam Kongres V PAN itu bukan tidak mungkin menjadi berantakan setelah aksi lempar tersebut. Ya, kan?

Selain itu, video itu juga diunggah ulang oleh beberapa politisi di media sosial. Salah satunya adalah politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muhammad Guntur Romli yang mengunggahnya ke halaman Facebook miliknya. Wah, bisa-bisa, makin di-bully tuh PAN kalau makin viral dan makin banyak yang upload ke medsos.

Hmm, dengan viralnya video seperti ini, bukan tidak mungkin Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) makin kerepotan nih. Bukan hanya karena harus melakukan rekonsiliasi dengan beberapa pihak seperti Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Mulfachri Harahap, melainkan juga bagaimana citra PAN di masyarakat.

Atau, Pak Zulhas dan kawan-kawan boleh nih mencoba mengikuti video challenge TikTok yang baru viral ini. Barang kali, PAN bisa semakin lebih dekat dengan kelompok yang banyak disebut orang sebagai milenial dan generasi Z. Lumayan, kan? Hehe. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Komprador Gurita Batu Bara
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?