HomeCelotehPA 212 ‘Pendukung’ Terorisme?

PA 212 ‘Pendukung’ Terorisme?

“Kalau kaitannya dengan pengamanan terhadap nyawa manusia, tidak ada UU Terorisme pun KUHP bisa digunakan. Untuk apa dong ada UU Terorisme? Untuk apa ada Perppu Terorisme?” ~ Sekretaris Tim 11 Ulama Alumni 212, Muhammad Al Khaththath.


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]unculnya aksi teror yang kembali marak beberapa waktu lalu di berbagai lokasi di Indonesia disinyalir akibat belum rampungnya Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dan jika DPR hingga Juni nanti enggan mengesahkan RUU ini, Pemerintah berinisiatif mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Terorisme.

Dan kalian tau? Ternyata ada saja pihak-pihak yang kontra loh terhadap inisiatif Pemerintah ini. Udah RUU Terorisme terlantar ngegantung di tangan DPR, eh giliran Pemerintah berinisiatif mencari alternatif lain, malah gak didukung. Dan mau tau siapa aja mereka? Ya Partai Gerindra, PKS dan PAN. Jiah cape deh.

Kok selalu mereka ya yang hobi bikin riweuh. Apa sih salahnya dari inisiatif Pemerintah mengeluarkan Perppu itu? Toh RUU Anti Terorisme gak kunjung disahkan DPR. Tapi sejauh ini sih eike ngeliatnya wajar aja ya, ketiga  partai ini memang sedari awal oposisi terhadap Pemerintah.

Jadi apapun yang dilakukan Pemerintah, sekalipun itu hal baik, ya sebisa mungkin direcokin aja. Hadeuh, parah bet. Tapi eh tapi, ternyata gak cuma mereka bertiga aja loh yang terang-terangan menolak RUU dan Perppu Anti Terorisme ini. Karena belakangan Persaudaraan Alumni (PA) 212 juga ikut bersuara menolak.

Au ah gelap, suka-suka mereka aja mau apa. Kemarin katanya 212 cuma gerakan non politik dan murni gerakan Islam. Dan lahir hanya karena untuk menuntut Gubenur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituntut atas penistaan agama. Eh, kok sekarang ikut-ikutan ngeriweuh urusan negara sih.

Baca juga :  Mampukah Gus Yahya “Jatuhkan” Cak Imin?

Ok lah ada benang merah karena pelaku teroris memang beragama Islam. Jadi atas dasar khawatir Islam terdiskreditkan, maka PA 212 menolak RUU dan Perppu Anti Terorisme ini. Padahal nih ya, kedua opsi itu bertujuan untuk mencegah munculnya teror serupa. Terus ngapain PA 212 malah gak mendukung?

Apa yang dilakukan PA 212 kontradiktif kan ya guys? Jika memang menolak RUU dan Perppu Anti Terorisme ini, boleh dung eike berasumsi PA 212 mendukung bibit pergerakan terorisme di Indonesia? Mendukung inisiatif Pemerintah ini bukan berarti memusuhi Islam loh. Islam dengan terorisme itu dua hal berbeda.

- Advertisement -

Sesulit itukah PA 212 sampai gak bisa membedakan antara Islam yang rahmatan lil alamin dengan Islam radikal, sehingga justru menolak mendukung RUU dan Perppu Anti Terorisme? Inget loh, kebenaran mengenai agama memang gak bisa dipahami oleh orang yang kehilangan akal. Ya seperti yang dikatakan oleh filsuf Voltaire (1694-1778): “The truths of religion are never so well understood as by those who have lost the power of reason.” (K16)

spot_img

#Trending Article

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Berani Ganjar Tinggalkan PDIP?

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tidak diundang dalam halal bihalal PDIP Jateng. Apakah PDIP sudah tidak memperhitungkan Ganjar? Apakah Ganjar harus meninggalkan PDIP? PinterPolitik.com Bagi...

Jokowi Sudah Selesai?

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mulai mengemas barang-barangnya di Istana untuk dikirim ke Solo, Jawa Tengah. Apakah ini pesan kekuasaan RI-1 sudah selesai secara...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Partai Mana yang Diinginkan Gatot?

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menolak ajakan Din Syamsuddin untuk bergabung dalam Partai Pelita. Mungkinkah yang diinginkan Gatot adalah partai besar? PinterPolitik.com Kalau membahas eks Panglima...

Anies Lagi, Anies Lagi

Beberapa pihak menyebut nama Jakarta International Stadium (JIS) melanggar undang-undang karena tidak menggunakan bahasa Indonesia. Apakah kritik ini terjadi karena yang merampungkan pembangunannya adalah...

Cak Imin Bisa “Tenggelam”?

Politikus PKB Umar Hasibuan sebut soal kemungkinan ancaman pembajakan terhadap PKB. Bila terjadi, mungkinkah Cak Imin bisa makin tenggelam?

Di Balik TikTok Zulhas-RK

Selain bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil juga membuat video TikTok dan Reels.

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...