HomeCelotehNovel Baswedan Tak Dapat Gaji ke-13?

Novel Baswedan Tak Dapat Gaji ke-13?

Pegawai-pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk alih status menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Namun, salah satu penyidik KPK – Novel Baswedan – dirumorkan tak lolos. Apakah Novel tidak dapat gaji ke-13 ala PNS?


PinterPolitik.com

Gaesssmimin punya pengumuman nih buat kalian. Dengar-dengar nih, pemerintah berencana membuka seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada akhir bulan Juni 2021 lho.

Hayooo, siapa yang di sini nggak pengen jadi PNS? Hampir semua lah ya ingin bekerja dan berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Kata orang-orang sih, kalau udah jadi PNS, udah pasti menerima gaji seumur hidup lah.

Lhagimana nggak? PNS setahun dapat gajinya juga lebih dari dua belas kali. Bahkan, mereka juga dapat gaji ke-13 lho yang besarnya sama dengan satu kali gaji. Hmm, belum tunjangan-tunjangannya tuh.

Nggak hanya diinginkan banyak orang, status PNS juga banyak diidam-idamkan lho oleh para orang tua, khususnya mereka yang mencari calon menantu. Nggak perlu diproses bertele-tele, PNS udah hampir pasti tuh dapat restu sebagai calon menantu. Wah wah.

Nah, yang mendapatkan kesempatan untuk melalui proses ini PNS juga nggak tertutup lho buat mereka yang selama ini menjadi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ya iyalah, gimana nggakWong Undang-Undang (UU) KPK-nya udah direvisi tahun 2019 lalu.

Baca Juga: Campur Aduk Kasus Novel Baswedan

Novel Tes Wawasan Kebangsaan TWK KPK
- Advertisement -

Kesempatan untuk menjadi PNS inipun juga tidak luput diberikan untuk salah satu penyidik senior KPK yang ternama, yakni Novel Baswedan. Wah, bisa jadi kesempatan dong buat Pak Novel untuk menjadi idaman para mertua. Hehe.

Tapi, ternyata nih, ada kabar yang bilang kalau Pak Novel ini nggak lolos tes-tesnya lho, khususnya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Waduhgimana nih, Pak Ketua KPK Firli Bahuri? Ada yang bilang kalau pegawai yang udah berprestasi seharusnya nggak perlu melalui tes-tes semacam ini tuh.

Hmm, kalau gini caranya, Pak Novel gagal dong jadi idaman para mertua. Udah gagal dapat gaji ke-13, sekarang malah bakal dipecat tuhHmm, kasihan dong Pak Novel nanti. Huhu.

Wahmimin jadi penasaran nih isi tesnya kalau misalnya Pak Novel sampai gagal begini. Barang kali, mimin bisa tuh menjawab pertanyaan-pertanyaan janggal semacam soal Habib Rizieq Shihab (HRS), Front Pembela Islam (FPI), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sampai soal kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Uppss.

Ya, mimin bakal kesulitan sih kalau tesnya lebih membahas soal politik antikorupsi. Mungkin, cuma Pak Novel dan pegawai-pegawai KPK yang cakap yang bisa jawab tuhHehe. (A43)

Baca juga :  Busted! Tersangka Baru Kasus Migor

Baca Juga: KPK di Bawah Tangan Jokowi?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Berani Ganjar Tinggalkan PDIP?

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tidak diundang dalam halal bihalal PDIP Jateng. Apakah PDIP sudah tidak memperhitungkan Ganjar? Apakah Ganjar harus meninggalkan PDIP? PinterPolitik.com Bagi...

Jokowi Sudah Selesai?

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mulai mengemas barang-barangnya di Istana untuk dikirim ke Solo, Jawa Tengah. Apakah ini pesan kekuasaan RI-1 sudah selesai secara...

Anies Lagi, Anies Lagi

Beberapa pihak menyebut nama Jakarta International Stadium (JIS) melanggar undang-undang karena tidak menggunakan bahasa Indonesia. Apakah kritik ini terjadi karena yang merampungkan pembangunannya adalah...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Cak Imin Bisa “Tenggelam”?

Politikus PKB Umar Hasibuan sebut soal kemungkinan ancaman pembajakan terhadap PKB. Bila terjadi, mungkinkah Cak Imin bisa makin tenggelam?

Partai Mana yang Diinginkan Gatot?

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menolak ajakan Din Syamsuddin untuk bergabung dalam Partai Pelita. Mungkinkah yang diinginkan Gatot adalah partai besar? PinterPolitik.com Kalau membahas eks Panglima...

Di Balik TikTok Zulhas-RK

Selain bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil juga membuat video TikTok dan Reels.

More Stories

Thomas Lembong, ‘Tangan Kanan’ Anies?

Sosok mantan Menteri Perdagangan Thomas Lembong tampak selalu dampingi Anies Baswedan di Eropa. Apa Thomas kini 'tangan kanan' Anies?

Di Balik TikTok Zulhas-RK

Selain bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil juga membuat video TikTok dan Reels.

“Permainan Bahasa” Anies Ganggu PDIP?

PDIP dan PSI persoalkan penamaan Jakarta International Stadium (JIS) yang gunakan Bahasa Inggris. Apakah ini permainan bahasa Anies vs PDIP?