HomeCelotehNew Normal, New Luhut?

New Normal, New Luhut?

Kecil Besar

“The world has changed and none of us can go back. All we can do is our best and sometimes the best we can do is to start over” – Peggy Carter, Captain America: The Winter Soldier (2014)


PinterPolitik.com

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan ini memang keren abis. Bayangkan, saking hebat dan super power-nya di jabatan struktural pemerintahan, beliau sampai ngurusin berbagai hal.

Bahkan, karena banyaknya urusan yang beliau urusi, sampai–sampai doi sempat mendapatkan pandangan buruk. Beliau akhirnya mendapatkan julukan sebagai “Perdana Menteri” Indonesia dari masyarakat, cuy.

Memang ada–ada aja ya masyarakat Indonesia ini. Tapi, sebenarnya, kenapa doi terkesan sampai ikut campur dalam berbagai bidang? Mungkin, alasannya memang kapabilitas beliau mumpuni dan bisa menyelesaikan itu semua. Ya,memang kadang terlihat offside sih. Upsss.

Kalau kita samakan dengan permainan sepak bola, sebenarnya, justru itu yang membuat pemain menjadi lebih andal melihat langkah hakim garis. Contoh saja Inzaghi si pemain AC Milan yang terkenal pandai mengelabuhi jebakan offside. Nah, kali ini Pak luhut juga lebih lihai dan bermain lebih smooth.

Kali ini mimin seperti melihat sosok Pak Luhut yang mulai bijak selayaknya orang tua bagi menteri-menteri yang masih muda. Mimin jadi ingat dalam film Captain America: The Winter Soldier (2014) saat Steve Rogers diberi kalimat pamungkas oleh Peggy Carter begini, “The world has changed and none of us can go back. All we can do is our best and sometimes the best we can do is to start over.”

Dalam bahasa Indonesia, kurang lebih seperti ini, cuy, “Dunia sudah berubah dan tidak ada dari kita yang bisa kembali. Yang bisa kita lakukan adalah yang terbaik, dan yang terkadang yang terbaik itu adalah memulai dari awal.”

Mumpung tema Indonesia kali ini kan new normal. Jadi, siapa tahu Pak Luhut mau memulai semuanya dari awal kan –menghapus jejaknya dulu yang kadang kita memandangnya sangat menyebalkan.

Semua itu terlihat dalam kalimat Pak Luhut seperti ini, cuy, “Di bawah, para pelaku industri banyak yang bingung karena informasi yang ada banyak yang berbeda. Saya sarankan Kemenkes dan satgas me-lead ini, disamakan, tapi tanpa mengubah spesifik-spesifik di industri-industri tersebut.”

Gimana menurut kalian? Betul gak yang dibilang beliau? Mimin sih menilainya betul, secara meski Menteri Kesehatan (Menkes) sudah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) untuk dunia industri, tapi kayaknya kurang penguat dari satuan tugas (Satgas).

Mungkin, kali ini, Pak Luhut sudah jengkel ya melihat dunia industri yang kudu segera buka. Namun, ternyata,respons Satgas masih belum menindaklanjuti Kepmenkes lewat protokol dan langkah yang massif. “Waduh, Indonesia butuh uang dari sektor perindustrian nih buat survive, ayo dong,” mungkin begitu batin Pak Luhut.

Tidak berhenti di soal kerja saja, beliau juga kali ini perhatian sama urusan kebahagiaan batin masyarakat, cuy. Secara tersirat, doi ini mengakui kalau pandemi sudah bikin masyarakat tekanan batin dan butuh refreshing.

Makanya, doi pengen supaya sektor pariwisata di-recover secara perlahan dan tetap diperketat sesuai protokol kesehatan. Bahkan kalau bisa, fokus pada turis lokal atau domestik aja dulu.

Wah, gitu dong, Pak Luhut. Tegas dan berwibawa. Bravo!

Ya, meski Pak Luhut pernah bilang, “Kami bukan manusia sempurna”, tapi kita lihat saja ya semoga kebijaksanaan yang menyegarkan dari beliau sebagai senior di struktur kementerian Indonesia terus berlanjut. Hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  The One-Man Band
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...