HomeCelotehNasDem Hampir Pasti Lawan PDIP?

NasDem Hampir Pasti Lawan PDIP?

Partai NasDem akan mengumumkan calon presiden (capres) yang akan diusungnya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Ahmad Sahroni, Bendahara Umum Partai NasDem memberikan petunjuk terkait sosok yang akan didukung. Lantas, mungkinkah itu petunjuk NasDem akan melawan PDIP?


PinterPolitik.com

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem menjadi sorotan pada pekan ini. Selain agenda utama  untuk mengumumkan nama-nama calon presiden (capres), juga untuk merampungkan aspirasi akar rumput partai yang mendorong agar NasDem segera membentuk poros koalisi.

Seperti yang diketahui, sikap Partai NasDem dalam Rakernas ini akan mempengaruhi arah kebijakan yang saat ini disoroti oleh banyak kalangan. Banyak pihak sedang mengamati, apakah arah kebijakan Partai NasDem akan tetap dalam lingkar Istana, yang saat ini sedang berlangsung, ataukah akan melangkah keluar Istana.

Prananda Surya Paloh, Ketua Steering Committee Rakernas NasDem, mengatakan kriteria capres yang akan diusung NasDem adalah pribadi yang memiliki semangat juang dan punya visi yang sama dengan partainya.

Tentunya pernyataan anak Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh ini merupakan pernyataan yang normatif untuk ditelaah, karena tidak spesifik mengerucut untuk menjawab siapa figur yang dimaksud oleh partai.

Jawaban lain pun muncul dari Bendahara Umum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni yang mengatakan bahwa ciri-ciri calon presiden yang bakal diusung partainya pada Pilpres 2024 mendatang adalah laki-laki.

Mungkin ini masih umum, tapi banyak pihak yang mengindikasikan bahwa pernyataan Sahroni ini merujuk pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sejauh ini Anies digadang-gadang akan didukung NasDem, ditambah pula yang memberi komentar adalah Sahroni, sosok yang saat ini dianggap menjadi “joki” Anies suksesnya Formula E di Jakarta.

- Advertisement -

Laki-laki menjadi kata kunci yang menarik. Jika merunut nama-nama dalam bursa kandidat capres pada Pilpres 2024 mendatang nama laki-laki begitu banyak. Sementara nama perempuan tidak banyak dan besar kemungkinan merujuk pada Puan Maharani.

Baca juga :  Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?
infografis gerindra nasdem berkoalisi
Partai NasDem

Jika spoiler dari Sahroni benar bahwa laki-laki yang akan didukung NasDem, maka tentunya nama Puan bukan pilihan NasDem. Hal ini  akan semakin menarik, karena dapat ditafsirkan pula bahwa NasDem akan memilih jalan yang berbeda, yaitu melangkah keluar dari koalisi Istana yang selama ini sudah terjalin.

Dengan kata lain, pada Pilpres 2024 nanti kita akan melihat pertarungan antara Partai NasDem dengan PDIP – dengan catatan Puan diusung partai banteng. Well, kita lihat saja, siapa laki-laki yang dimaksud Sahroni tersebut. (I76)


Strategi rahasia Partai NasDem
spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

More Stories

NasDem-PDIP, Siapa Paling Sombong?

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem dan PDIP terlihat menjadi ajang saling sindir ketua umum partai soal “partai sombong”. Lantas, apakah Surya Paloh dan Megawati sedang saling...

Zulhas Gak Nyambung?

Baru saja dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung sidak ke pasar dan tiba-tiba berikan hadiah umrah kepada pedagang. Kenapa Zulhas melakukan...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...