HomeCelotehNasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi?


PinterPolitik.com

Sambutan penyemangat terdengar dari apel siaga Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem. Prananda Surya Paloh, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai NasDem menargetkan agar dapat menempatkan 100 kader menjadi anggota DPR RI.

Pernyataan ini merupakan harapan dan kepercayaan diri Partai NasDem untuk mengatur langkah secara mantap menuju kontestasi politik yang sebentar lagi akan dihadapi,  yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Angka seratus yang jadi target NasDem identik dengan nilai maksimal. Seperti halnya dalam epos Mahabharata, angka seratus juga merujuk kepada para putra pangeran Kuru Dretarastra, yang berjumlah seratus dan disebut Kurawa. Mereka melawan lima anak pandu yang disebut Pandawa.

Kepercayaan diri para Kurawa menjadi pemicu perang epik melawan para Pandawa. Pertarungan yang dicatat sebagai Perang Baratayudha di bukit Kurukshetra.

Lantas, mungkinkah kepercayaan diri para Kurawa ini juga dimiliki oleh Partai NasDem menghadapi Pemilu 2024?

Untuk menjawabnya, perlu sedikit mengulas kembali kilas perjalanan sebelum Rakernas Partai NasDem dilaksanakan. Karena seperti yang diketahui, bahwa rakernas merupakan agenda pengganti dari batal diadakannya Konvensi Partai NasDem.

surya paloh sentil siapa ed.
Surya Paloh
- Advertisement -

Konvensi yang sudah terlanjur menjadi sorotan publik akhirnya gagal dilaksanakan. Persoalan syarat formal untuk diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon presiden, yakni minimal memiliki 20 persen suara menjadi alasan Ketua Umum NasDem Surya Paloh membatalkan konvensi.

NasDem menilai dengan hanya mempunyai 9,6 persen pada Pemilu 2019, mereka diharuskan berkoalisi dengan partai politik lain untuk dapat mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Alasan ini juga yang memunculkan spekulasi bahwa Partai NasDem akan membuat atau bergabung pada satu poros koalisi. Apalagi saat, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut akan ada partai baru yang bakal bergabung di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bentukan Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Baca juga :  Prabowo Bermain Clickbait?

Tapi lagi-lagi spekulasi itu dimentahkan oleh NasDem yang menolak secara halus untuk bergabung dengan poros koalisi manapun. Penolakan ini bukan hanya kepada KIB, melainkan juga kepada Koalisi Semut Merah bentukan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

NasDem yang menyebut tidak bergabung dengan poros koalisi manapun sekiranya memperlihatkan bahwa ada kartu truf yang disimpan. Bahkan disinyalir, NasDem akan berbeda haluan dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Melihat gestur-gestur politik yang ada, tampaknya NasDem dianggap hampir pasti melawan PDIP.

Kartu truf NasDem ini yang kemudian memicu spekulasi liar untuk mengarahkan perhatian pada pertemuan Surya Paloh dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Surya Paloh merupakan tokoh politik yang pertama ditemui oleh SBY secara terbuka setelah pulih dari sakit yang dideritanya.

Jika dukungan Demokrat adalah kartu truf NasDem, maka ini akan menjadi pertarungan yang menarik. Kedua partai ini juga memiliki sejarah ketegangan dengan PDIP. Kita lihat saja apakah koalisi dua partai akan terwujud atau tidak. (I76)


Partai NasDem
spot_img

#Trending Article

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilirik partai lain untuk dijadikan Capres 2024. Apakah Ganjar semacam "Mbappe"-nya PDIP?

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Zulhas Gak Nyambung?

Baru saja dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung sidak ke pasar dan tiba-tiba berikan hadiah umrah kepada pedagang. Kenapa Zulhas melakukan...

More Stories

PKB Merah Cukur Gundul PKS?

Kelompok yang menamakan dirinya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Merah melakukan aksi cukur rambut hingga gundul. Kenapa ritual gundul dapat berubah menjadi instrumen politik? PinterPolitik.com Lagu Gundul-gundul Pacul pastinya...

Puan Ratu Konten?

Konten video Ketua DPR RI Puan Maharani heboh lagi, kali ini dengan aksi nge-vlog dalam ruangan yang memperlihatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang berbicara dengan...

NasDem-PDIP, Siapa Paling Sombong?

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem dan PDIP terlihat menjadi ajang saling sindir ketua umum partai soal “partai sombong”. Lantas, apakah Surya Paloh dan Megawati sedang saling...