HomeCelotehMenguak “Racikan” 2024 ala Prabowo

Menguak “Racikan” 2024 ala Prabowo

Kecil Besar

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebut meminum kopi merupakan hal yang penting untuk dilakukan bagi dirinya. Apa ini “racikan” ala Prabowo untuk menyongsong dinamika politik pada tahun 2024 nanti?


PinterPolitik.com

Setiap orang pasti memiliki makanan dan minuman favoritnya masing-masing. Tokoh kartun yang bernama Popeye, misalnya, menjadikan bayam sebagai makanan favoritnya karena dianggap dapat memberikan kekuatan lebih bagi badannya.

Nggak hanya di kartun, makanan dan minuman favorit ini juga dimiliki lho oleh figur-figur publik, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mantan Wali Kota Solo tersebut pernah mengungkapkan bahwa jamu merupakan rahasianya untuk tetap stay fit dalam menjalani tugas-tugas kepresidenan – bahkan sampai minum tiga gelas sehari.

Kebiasaan untuk mengonsumsi minuman favorit ini tidak hanya dimiliki oleh Jokowi, melainkan juga bawahannya – yakni Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Lhagimana nggak? Akhir-akhir ini, Pak Moeldoko lagi ramai dibicarakan nih karena disebut suka ngopi bareng sejumlah politikus partai politik tertentu nihHehe.

Hampir sama dengan Moeldoko, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto pun juga suka mengonsumsi kopi. Bahkan, Pak Prabowo memiliki racikan tersendiri lho untuk kopi favoritnya, yakni ditambahkannya kayu manis lho.

Baca Juga: Prabowo-Gerindra Teladan Bagi Partai Republik?

Prabowo Anies Kombinasi Pas

Racikan ala Pak Prabowo ini sempat diungkapkan oleh Juru Bicara (Jubir) Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam akun Instagram miliknya. “Kalau saya minum kopi, ujian selalu di atas 95,” begitu kelakar sang Menhan.

Wah wah, Pak Prabowo ini sepertinya mengikuti tren-tren kopi masa kini nih. Pasalnya nih, bagi mereka yang menggemari musik dan kultur Indie, senja itu paling menenangkan bila dinikmati bersama secangkir kopi – sembari duduk dan memikirkan bagaimana jiwa ini meronta akan kebahagian dalam kehidupan yang fana ini. Ceilahhaha.

Tapi nih, bukannya Pak Prabowo kala Pilpres 2014 lalu dikenal dengan programnya yang dikenal sebagai Revolusi Putih – dengan meningkatkan konsumsi susu masyarakat – ya? Hmm, apakah ini artinya Pak Prabowo akan ganti mengusung Revolusi Hitam karena suka kopi? Atau mungkin Pak Ketua Umum (Ketum) Gerindra ini akan mengusung Revolusi Kopsus (kopi susu)? Hehe.

Ya, terlepas dari revolusi-revolusi itu, Pak Prabowo sepertinya perlu menyiapkan stok kopi dalam beberapa tahun ke depan nih. Pasalnya, bukan nggak mungkin sang Menhan bakal maju dan mengikuti ujian Pilpres 2024 nih nanti – agar senantiasa fokus.

Baca juga :  The One-Man Band

Barang kali, Pak Prabowo bisa memperoleh nilai suara di atas 95 persen, kan? Hehe. Ya, meski Pak Menhan memiliki elektabilitas yang tinggi, perolehan suara di atas 95 persen terdengar mustahil sih. Mari kita amati sajalah hasil “racikan” kopi politik ala Pak Prabowo ke depannya nanti. (A43)

Baca Juga: Ambisi Prabowo Setingkat Steve Jobs?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?