HomeCelotehLuhut dan Kisah Para Sahabatnya

Luhut dan Kisah Para Sahabatnya

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim bahwa dirinya dianggap seperti sahabat oleh Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS). Dengan banyak sahabat yang tersebar di mana-mana, apakah Luhut sudah cocok untuk jadi Menteri Luar Negeri (Menlu)?


PinterPolitik.com

“Persahabatan bagai kepompong,” ujar Lihit yang tengah bergumam ketika tengah menunggu seseorang yang dia anggap sangat dekat. Waktu pun terus berjalan meski rasa bosan tertutupi oleh perasaan semangat untuk bertemu dengan seorang sahabat.

Tidak lama, sosok pria tinggi keluar dari ruangan dan menyapa Lihit. “Another mystery of life,” kata Lihit dalam hatinya. Bagaimana tidak? Di antara miliaran manusia di alternate universe Bumi-45, Lihit menemukan banyak sahabat yang cocok dengan dirinya justru di luar batas negeri Nusantara – seperti Wang yang berasal dari negeri Tiongkok.

Sosok itu adalah MBS – bukan MBZ ya. Sembari menghampiri Lihit, MBS mengatakan, “Anda ini teman sejati bagi Negara Arab dan bagi saya secara personal.” Tak khayal, mereka pun menghabiskan waktu bersama sembari bercerita kesibukan masing-masing – misal soal Ibu Kota Negara (IKN) yang tampaknya butuh investasi lebih banyak.

Sungguh sebuah dunia yang indah bagi Lihit. Mungkin, ke mana pun pergi, Lihit bisa menemukan orang-orang yang setiap saat bersedia untuk membantunya – apalagi urusan investasi.

Mungkin, Lihit bisa dibilang sudah bisa menjadi diplomat ulung bagaikan Tom Hanks dalam film Jembatan Mata-mata (2015). Dengan kemampuannya dan sahabatnya yang tersebar di banyak negara, bukan tidak mungkin Lihit bisa mendamaikan pihak-pihak yang saling benci. 

Saat ini, dua sahabat pun tampaknya sedang bertengkar. Mereka berasal dari negeri Kievan Rus dan negeri Moskwa. Kalau pun bisa, ini jadi bukti bahwa negeri Nusantara bisa menjadi penengah yang ulung bagi banyak negara – seperti Tom Hanks di film tadi.

Baca juga :  Pemilu Hantu di 2024?
- Advertisement -

Bagaimana pun, memiliki sahabat-sahabat yang saling bertengkar bukanlah hal yang nyaman. Mampukah Lihit jadi sahabat yang selalu ada – di luar urusan investasi tentunya? (A43)


spot_img

#Trending Article

Mampukah Gus Yahya “Jatuhkan” Cak Imin?

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi hubungan yang tidak mesra antara PKB dengan PBNU. Jika ketegangan terus...

Joe Biden Menginspirasi Prabowo?

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari, KH Irfan Yusuf Hakim (Gus Irfan), menyebut KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah berucap bahwa Prabowo...

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Mengapa Jokowi Merasa Kesepian?

Rocky Gerung menyebut batin Jokowi kini tengah kesepian kala momen Hari Raya Idulfitri 1443H. Mengapa Jokowi merasa kesepian?

Megawati sang Profesor

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of The Arts (SIA), Korea Selatan. Apakah ini menunjukkan Megawati seorang politisi...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Kenapa Megawati Singgung BTS?

Ketika menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA) Korea Selatan (Korsel), Megawati Soekarnoputri menyebut tidak ingin kalah dari cucunya yang...

Mencari Capres Ganteng ala Puan

Ketua DPR RI Puan Maharani sindir soal sosok capres potensial yang dapat dukungan karena ganteng. Siapa capres ganteng yang dimaksud Puan?

More Stories

Elon Musk: The New “Bill Gates”?

Nama CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk disorot media usai beli penuh Twitter. Kini, Musk baru saja bertemu Jokowi. Apakah Musk "Bill Gates" baru?

Megawati: Mega-Diplomat untuk Korsel?

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri hadiri pelantikan dan bertemu Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol. Apakah Megawati adalah Mega-Diplomat?

Mencari Capres Ganteng ala Puan

Ketua DPR RI Puan Maharani sindir soal sosok capres potensial yang dapat dukungan karena ganteng. Siapa capres ganteng yang dimaksud Puan?