HomeCelotehKenapa Prabowo-Anies Rebutan Khofifah?

Kenapa Prabowo-Anies Rebutan Khofifah?

Kecil Besar

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa tampaknya menjadi salah satu kandidat calon wakil presiden (cawapres) yang paling diperhitungkan. Politikus PPP tersebut dikabarkan tengah dibidik oleh dua kandidat calon presiden (capres), yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.


PinterPolitik.com

โ€œDia untukku, bukan untukmu. Dia milikku, bukan milikmuโ€ โ€“ Yovie & Nuno, โ€œDia Milikkuโ€ (2007)

Potongan lirik lagu di atas adalah bagian refrain atau chorus dari lagu โ€œDia Milikkuโ€ (2007) dari Yovie & Nuno. Pada tahun tersebut, bisa dibilang lagu ini adalah salah satu lagu hits di zamannya.

Di tangga lagu MTV Ampuh pada tahun 2008, misalnya, โ€œDia Milikkuโ€ bisa bertahan selama kurang lebih delapan minggu. Selain itu, lagu ini mampu bertahan di nomor satu selama dua minggu di bulan April 2008.

Ya, populernya lagu ini mungkin menandakan bagaimana perebutan di antara dua pihak atau lebih atas sesuatu hal atau seseorang merupakan hal yang umum terjadi. Gimana nggak? Perebutan atas sosok yang disayangi, misalnya, sering terjadi di lingkungan manapun.

Padahal tuh ya, kita udah berjuang sekuat tenaga. Eh, malah si doi juga sedang mempertimbangkan sosok lain untuk jadi pasangannya. Alhasil, agar tak berujung sakit hati, perjuangan lebih berat pun dilakukan untuk merebut hatinya.

Nah, situasi rebutan semacam ini nggak hanya terjadi di dunia percintaan, melainkan juga banyak di aspek kehidupan lainnya, termasuk dunia politik. Mungkin, inilah yang kini tengah terjadi antara Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Seperti yang telah diketahui, baik Pak Prabowo maupun Pak Anies disebut ingin maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Tentu saja, mereka pun membutuhkan pendamping yang pas untuk memenangkan kontestasi tersebut.

Baca juga :  MBG dan Runtuhnya 'Republik Tepung'

Namun, ada satu persoalan yang mereka hadapi. Pak Prabowo, misalnya, selalu kalah di Provinsi Jawa Timur (Jatim) โ€“ baik di Pilpres 2014 maupun 2019.

Prabowo-Anies Butuh Khofifah

Di sisi lain, Pak Anies ditengarai juga menghadapi persoalan yang sama. Meski kakeknya, AR Baswedan, berasal dari kawasan Ampel di Surabaya, Pak Anies dinilai masih belum bisa berhasil memenangkan hati rakyat Jatim secara signifikan.

Padahal, belajar dari dua Pilpres lalu, mereka yang memenangkan kontestasi tersebut selalu berhasil mengantongi suara terbanyak di dua provinsi, yakni Jatim dan Jawa Tengah (Jateng). Inilah kenapa Pak Prabowo selalu kalah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres.

Nah, tapi nih, Pak Anies dan Pak Prabowo tampaknya mulai menemukan solusinya nih. Kabarnya, kedua kandidat capres tersebut mulai mengincar satu sosok โ€œkunciโ€ Jatim yang bisa dijadikan calon wakil presiden (cawapres), yakni Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Selain menjabat sebagai gubernur di provinsi tersebut, Khofifah juga dinilai memiliki kedekatan yang erat dengan para Nahdliyin โ€“ sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama (NU) yang disebut sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Mengacu ke tulisan Silkania Swarizona dan Riaty Raffiudin yang berjudul The Involvement of The Muslimat NU Network in Winning Khofifah Indar Parawansa in The 2018 East Java Governor Election, Bu Khofifah mampu memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 karena kuatnya pengaruh yang dimilikinya di jaringan Muslimat NU.

Melalui Muslimat NU, Bu Khofifah menggandeng banyak kiai di pesantren-pesantren kecil dan menengah di Jatim. Padahal, lawannya kala itu, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), juga menggandeng kiai-kiai โ€“ bahkan dari pesantren-pesantren besar.

Nah, bukan nggak mungkin, dengan ngegandeng Khofifah, Pak Prabowo maupun Pak Anies bisa mengamankan satu provinsi untuk perolehan suara mereka di Pilpres 2024. Namun, siapa yang akan dipilih oleh Bu Khofifah?

Baca juga :  The Grand Banten Model, Dinasti-Prosperity

Ya, semua keputusan โ€“ di samping tawar-menawar politik yang terjadi โ€“ berada di tangan Khofifah. Semoga aja Bu Khofifah nanti bisa mengakhiri perebutan ini supaya lagu โ€œDia Milikkuโ€ ala Prabowo-Anies ini bisa segera berakhir dan nggak stuck di chorus. โ˜น (A43)


Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

โ€œKita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-samaโ€ โ€“ Ahmad Ali,...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Humor โ€˜Recehโ€™ Jokowi

โ€œSelera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.โ€ PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

Boediono โ€˜Si Pengguncangโ€™ Dunia

โ€œBeri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.โ€ ~ Soekarno PinterPolitik.com Sungguh menggelegar apa yang digagas...

More Stories

‘Teach You a Lesson’: Fantasi Indonesia?

Serial Korea soal negara yang mengirim inspektur ke sekolah jadi sorotan. Mungkinkah fantasi itu yang sebenarnya dibutuhkan guru Indonesia?

Najwa Shihab dan Kebangkitan Gossip-cracy

Najwa Shihab diam soal aksi 12 Juni, lalu dituding "antek". Benarkah publik sedang salah alamat dalam menagih pertanggungjawaban?

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia?ย