HomeCelotehKaesang, Pelajaran untuk Prabowo?

Kaesang, Pelajaran untuk Prabowo?

Warganet digemparkan oleh isu putusnya Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue setelah diduga terjadi tindakan ghosting (menghilang tanpa kejelasan). Perlukah sikap ghosting ini dijadikan pelajaran untuk karier politik Prabowo Subianto?


PinterPolitik.com

Hayoo, siapa yang di sini suka melakukan ghosting? Soalnya nih, baru-baru ini, para netizen telah dibuat ramai lho oleh kabar yang mengatakan bahwa Kaesang Pangarep – salah satu putra dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan ghosting terhadap mantan kekasihnya, Felicia Tissue.

Katanya sih, Mas Kaesang ini sempat berjanji untuk menikah dengan Feli pada Desember 2020. Namun, mengacu pada unggahan ibu Feli, Mas Kaesang ini tiba-tiba menghilang tanpa kabar pada bulan Januari 2021.

Eits, tenang. Kita nggak bakal bahas mendalam soal gosip yang berpusar pada Mas Kaesang. Itu kan urusan pribadi dari putra Pak Jokowi. Yang menarik justru adalah istilah ghosting yang akhir-akhir ini malah trending di sejumlah media sosial (medsos).

Ghosting sendiri kerap didefinisikan sebagai cara mengakhiri sebuah hubungan – baik hubungan platonic maupun romantic – dengan menghilang secara tiba-tiba tanpa memberikan kejelasan dan closureHmm, banyak yang bilang sih makin ke sini makin banyak yang menggunakan cara-cara ala ghosting.

Sejumlah ahli bilang kalau ghosting ini semakin banyak dilakukan anak-anak muda di tengah era digital dan medsos. Ya, gimana nggak? Cara ghosting emang paling gampang sih kalau udah ngerasa nggak cocok dengan si doi yang kita temui di aplikasi-aplikasi online datingHehe.

Meski begitu, kadang cara ghosting macam ini malah menimbulkan trauma psikologis tersendiri lho bagi korbannya. Bahkan, nggak jarang, depresi dan perasaan akan diri yang tidak berharga muncul akibat sikap-sikap ghosting macam ini.

Baca juga :  Resep Jadi Presiden untuk Puan
- Advertisement -

Tapi nih, sikap ghosting macam ini sebenarnya nggak hanya dilakukan oleh anak-anak muda yang termasuk ke dalam generasi milenial dan Generasi Z kok, melainkan juga di dunia politik. Kalau nggak percaya, coba deh tanya ke Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Upss.

Baca Juga: Jurus Pendekar ala Prabowo

Golkar Nasdem vs PDIP Gerindra

Lhagimana nggak? Banyak lho yang akhirnya kecewa dengan Pak Prabowo ketika beliau tiba-tiba muncul sebagai salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju. Lho, bukannya Pak Prabowo dulu calon presiden (capres) lawan dari Pak Jokowi ya? Wah wah.

Mungkin, inilah yang bisa disebut sebagai ghosting politik. Wong Pak Prabowo tiba-tiba dinilai meninggalkan para pendukungnya. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, banyak lho yang menilai Pak Menhan tidak berbuat banyak ketika organisasi Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan. Hmm.

Wah, mungkin nih, Pak Prabowo mending belajar dari situasi yang tengah menimpa Mas Kaesang sekarang. Isu ghosting semacam ini akhirnya jadi buah bibir lho buat para netizen yang haus akan gosip-gosip baru. Hehe.

Tapi nih, Pak Prabowo mungkin juga perlu berhati-hati nih terhadap sikap-sikap ghosting macam ini. Dengar-dengar, Pak Prabowo dan Partai Gerindra lagi mesra-mesranya nih dengan partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri, yakni PDIP.

Bahkan nih, menurut kabar burung, Pak Prabowo ini lagi disiapkan untuk dipasangkan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti. Wah, sepertinya makin pasti aja nih jadi presiden Pak Prabowo. Hehe.

Ya, mimin sih berharap aja agar Pak Prabowo nggak kena ghosting lagi seperti apa yang terjadi pada tahun 2014 silam. Soalnya nih, kalau diingat-ingat lagi Perjanjian Batu Tulis ala PDIP-Gerindra pada tahun 2009, Ketua Umum (Ketum) Gerindra tersebut sempat dijanjikan dukungan oleh Bu Mega dan PDIP untuk Pilpres 2014 yang malah mengusung Jokowi sebagai capres kala itu.

Baca juga :  Prabowo Masih Andalkan Ulama?
- Advertisement -

Waduh duh, jangan sampai lah ya, Pak. Kalau Pak Prabowo takut kena ghosting lagi dari PDIP untuk tahun 2024 mendatang, mungkin ramainya isu ghosting ala Mas Kaesang ini bisa jadi pengingat bagaimana pedihnya di-ghosting. Semangat, Pak Prabowo. Hehe. (A43)

Baca Juga: Kinerja Prabowo Dinilai Berlebihan?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Berani Ganjar Tinggalkan PDIP?

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tidak diundang dalam halal bihalal PDIP Jateng. Apakah PDIP sudah tidak memperhitungkan Ganjar? Apakah Ganjar harus meninggalkan PDIP? PinterPolitik.com Bagi...

Jokowi Sudah Selesai?

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mulai mengemas barang-barangnya di Istana untuk dikirim ke Solo, Jawa Tengah. Apakah ini pesan kekuasaan RI-1 sudah selesai secara...

Anies Lagi, Anies Lagi

Beberapa pihak menyebut nama Jakarta International Stadium (JIS) melanggar undang-undang karena tidak menggunakan bahasa Indonesia. Apakah kritik ini terjadi karena yang merampungkan pembangunannya adalah...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Cak Imin Bisa “Tenggelam”?

Politikus PKB Umar Hasibuan sebut soal kemungkinan ancaman pembajakan terhadap PKB. Bila terjadi, mungkinkah Cak Imin bisa makin tenggelam?

Partai Mana yang Diinginkan Gatot?

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menolak ajakan Din Syamsuddin untuk bergabung dalam Partai Pelita. Mungkinkah yang diinginkan Gatot adalah partai besar? PinterPolitik.com Kalau membahas eks Panglima...

Mampukah Gus Yahya “Jatuhkan” Cak Imin?

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi hubungan yang tidak mesra antara PKB dengan PBNU. Jika ketegangan terus...

More Stories

Thomas Lembong, ‘Tangan Kanan’ Anies?

Sosok mantan Menteri Perdagangan Thomas Lembong tampak selalu dampingi Anies Baswedan di Eropa. Apa Thomas kini 'tangan kanan' Anies?

Di Balik TikTok Zulhas-RK

Selain bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil juga membuat video TikTok dan Reels.

“Permainan Bahasa” Anies Ganggu PDIP?

PDIP dan PSI persoalkan penamaan Jakarta International Stadium (JIS) yang gunakan Bahasa Inggris. Apakah ini permainan bahasa Anies vs PDIP?