HomeCelotehJokowi Dukung Anies di Pilpres 2024?

Jokowi Dukung Anies di Pilpres 2024?

Kecil Besar

“Kecuali ada tsunami politik di tubuh PDIP, atau paling tidak kepentingan Jokowi sama sekali tidak diindahkan oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Karena Jokowi 7 tahun lalu berbeda dengan Jokowi sekarang”. – Abdul Hamid, Pengamat Politik


PinterPolitik.com

Seperti Michael Corleone yang menebak-nebak siapa yang akan menggantikan posisinya sebagai Don Corleone yang memimpin bisnis keluarga di film The Godfather III, mungkin begitulah yang tengah dialami oleh Presiden Jokowi jelang akhir kekuasaannya di periode kedua ini.

Ini soal konteks pergantian kepemimpinannya loh ya, bukan soal komparasi pekerjaan. Awas kalau sampai dipelintir-pelintir. Uppps.

Well, intinya, siapa yang akan jadi pengganti Jokowi nanti memang masih akan jadi pertaruhan besar. Banyak tokoh yang kemudian berlomba-lomba untuk mencoba meraih dukungan dari sang presiden. Siapa tahu nanti didukung untuk Pilpres di tahun 2024 mendatang.

Nah, salah satu kandidat yang disebut akan mungkin bertarung di Pilpres 2024 adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pak Anies memang jadi salah satu kandidat dengan elektabilitas yang cukup tinggi.

Baca Juga: Siasat Nadiem “Rayu” Megawati?

Makanya, nggak heran banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah mungkin Pak Jokowi bisa mendukung Pak Anies?

Sekalipun kita tahu bahwa kemungkinan hal itu untuk terjadi sangat kecil, tapi peluangnya tetap ada loh. Beberapa pengamat memang menilai bahwa hal tersebut bisa terjadi karena politik sangatlah dinamis dan semua kemungkinan masih bisa terjadi.

Variabel yang paling menentukan adalah konflik atau friksi yang bisa terjadi antara berbagai pihak yang saling bersaing memperebutkan dukungan.

Hal yang dimaksud adalah terkait hubungan antara Jokowi dan partai pendukung utamanya, PDIP. Jika muncul friksi dan riak-riak perpecahan, maka bukan tidak mungkin Jokowi akan mendukung kandidat dari luar PDIP.

Baca juga :  Jebakan Logika Bedah Kasus Nadiem?

Apalagi, beberapa waktu terakhir memang ramai pergunjingan terkait peluang Jokowi mendukung kandidat dari Partai Golkar, yakni sang Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Nah, kalau ini yang terjadi, maka peluang Jokowi mendukung Anies bisa saja terbuka lebar. Anies bisa saja diplot untuk menjadi pasangan dari Airlangga. Dan kalau itu yang terjadi, bakal seru nih kisahnya nanti.

Ini ibaratnya plot twist yang terjadi di dalam film-film, katakanlah seperti dalam film Inception atau Batman: The Dark Knight Rises, dan lain sebagainya. Plot twist ini akan membuat orang orang menebak-nebak arah pertarungan di Pilpres 2024 mendatang. Bakalan seru cuy.

Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (S13)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

More Stories

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Menyikap Tubir Milbus

Pengangkatan purnawirawan sebagai Komisaris Utama PT Bukit Asam beberapa hari lalu melengkapi pola yang sudah terbentuk: Dirut MIND ID dari AU, Dirut PT Timah dari AD, Dirut Antam dari AD. Tiga perusahaan tambang negara paling strategis kini sama-sama dipimpin figur berlatar militer. Bercanda pun terasa pas — jurusan tambang terbaik Indonesia sepertinya ada di Akademi Militer.