HomeCelotehIlusi Benny Wenda ‘Bius’ Mahfud?

Ilusi Benny Wenda ‘Bius’ Mahfud?

Kecil Besar

“Aku bisa menggunakan Mugen Tsukuyomi lalu kenyataan akan berakhir. Yang ada hanyalah mimpi yang tak berakhir” – Obito Uchiha, Naruto Shippuden (2007-2017)


PinterPolitik.com

Siapa yang tidak kenal dengan Naruto Uzumaki? Franchise seri anime dengan judul Naruto ini berkisah tentang seorang bocah dengan monster berekor sembilan – bernama kyubi – di dalam dirinya.

Naruto merupakan bocah yang menjalani hidup yang sebatang kara tanpa seorang keluarga pun. Alhasil, sebagai anak yang terlihat berbeda dengan anak-anak lain, Naruto pun harus menghadapi bully­-an dari teman-temannya.

Meski begitu, Naruto ini tumbuh menjadi salah satu ninja yang paling tangguh di Desa Konoha. Bahkan nih, ketika Perang Dunia Ninja pecah, Naruto muncul sebagai seorang pahlawan yang menyelamatkan umat manusia.

Sebagai sosok yang tangguh, Naruto juga disebut memiliki kekebalan tertentu pada jurus-jurus ninja lain. Sebuah jurus ilusi yang bernama genjutsu, misalnya, disebut tidak mempan lho ke Naruto sebagai seoranga jinchuriki.

Alhasil, si Naruto ini dapat dengan mudah terlepas dari ilusi-ilusi yang dibuat oleh ninja-ninja lain. Berkat Jiraiya juga, Naruto akhirnya mampu mengatur aliran chakra-nya sehingga bisa menciptakan disrupsi terhadap ilusi.

Mungkin nih, kemampuan Naruto untuk melepaskan diri dari ilusi genjutsu ini juga dimiliki nih oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Soalnya nih, setelah pemimpin United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda mendeklarasikan diri sebagai Presiden Papua Barat Merdeka, Pak Mahfud langsung sadar lho.

Kalau kata Pak Mahfud, apa yang dilakukan oleh Benny Wenda ini hanya didasarkan pada negara ilusi belaka. Hmm, keren uga Pak Mahfud bisa melihat mana yang ilusi dan mana yang bukan.

Baca juga :  Jebakan Rindu Soeharto?

Apa jangan-jangan Pak Mahfud udah belajar ke Val Valentino alias Masked Magician yang biasa membongkar ilusi-ilusi para pesulap ya? Mungking, Pak Menko Polhukam juga perlu membuktikan bahwa deklarasi Benny Wenda hanya ilusi belaka – layaknya Val Valentino di acara Breaking the Magician’s Code.

Soalnya nih, sejumlah pihak udah minta pemerintah dan Pak Mahfud agar tidak meremehkan deklarasi Benny Wenda nih. Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon, misalnya, mengingatkan Pak Menko Polhukam bahwa kemerdekaan Indonesia dulu juga diawali dari imajinasi belaka lhoHmm.

Ya, jangan sampai lah Pak Mahfud nanti terlambat bertindak. Jangan sampai juga nanti malah terjebak dengan mugen tsukuyomi ala Kaguya Otsutsuki. Soalnya tuh, kalau udah terjebak, ilusi pun bisa terasa nyata lho. (A43)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?