HomeCelotehHabib Rizieq Kena “Hattrick”?

Habib Rizieq Kena “Hattrick”?

Kecil Besar

“So I only f**k with hat tricks” – J. Cole, penyanyi rap asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Siapa yang nggak kenal dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo? Hampir semua yang menggemari sepak bola pasti kenal dengan dua nama populer ini.

Lhagimana nggak? Dua pemain hebat ini sering saling dibandingkan lho buat menjadi pemain sepak bola terbaik dunia. Bisa dibilang, Messi dan Ronaldo sama-sama mesin pencetak gol bagi timnya masing-masing.

Nah, di dunia sepak bola, ada sebuah istilah yang disebut “hattrick”. Istilah ini kerap digunakan untuk menyebutkan tiga gol berturut-turut yang diberikan oleh satu pemain dalam satu pertandingan.

Baik Messi maupun Ronaldo pun jago dong dalam menciptakan hattrick. Messi, misalnya, disebut sudah pernah melakukan 48 kali hattrick. Sementara, Ronaldo telah hattrick sebanyak 44 kali.

Tapi nihhattrick seperti ini tampaknya tidak hanya terjadi dalam dunia dan pertandingan sepak bola, melainkan juga dunia hukum dan politik di Indonesia. Lhagimana nggak? Kabar terbarunya nih, Habib Rizieq Shihab (HRS) sekarang sudah mendapatkan status tersangka di tiga kasus berbeda lho.

Tokoh pentolan dari Front Persaudaraan Islam (FPI) tersebut menjadi tersangka di kasus kerumunan yang terjadi di Petamburan, DKI Jakarta dan kasus kerumunan di Megamendung, Jawa Barat (Jabar). Selain dua kasus itu, HRS juga baru-baru ini ditetapkan tersangka dalam kasus penghalangan tes usap (swab) ketika dirawat RS Ummi Bogor, Jabar.

Baca Juga: FPI dan Geliat Vigilantisme Loyalis Trump

FPI Bukan PKI

Kata kuasa hukum HRS sih, ini menjadi pertanda bahwa kliennya tengah dicari-cari terus kesalahannya. Selain kuasa hukumnya, pernyataan serupa juga sempat datang dari Ustaz Abdul Somad (UAS).

Pencarian kesalahan ini mungkin mirip-mirip lah ya dengan gim sepak bola ala Pro Evolution Soccer (PES). Mungkin, pemerintah ini jago juga tuh bikin hattrick kalau main PES.

Apalagi nih, berdasarkan laporan Tempo, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri dikabarkan memang ingin agar Front Pembela Islam bubar. Hmm, kalau dianalogikan nih, mungkin, tokoh pentolan FPI tersebut sudah kena hattrick dari lawannya tuh.

Wah, jago juga ya yang bisa nge-skor-in tiga “gol” status tersangka ini. Hehe. Belum lagi, ada pengumuman pembubaran Front Pembela Islam pada akhir tahun 2020 lalu.

Bisa-bisa, pemerintah ini meniru Robert Lewandowski yang sekarang bermain untuk FC Bayern Munich. Striker satu ini pernah lho menciptakan lima gol dalam sembilan menit di satu pertandingan melawan Wolfsburg pada tahun 2015 silam.

Ya, terlepas dari adanya hattrick status tersangka HRS ini, bukan nggak mungkin FPI sendiri makin terhimpit dengan adanya pelarangan berbagai atribut dan konten yang berkaitan di media sosial (medsos). Hmm, menarik nih buat diikutin siapa yang bakal menangin pertandingan PES satu ini. Hehe. (A43)

Baca Juga: Perang Simbol Jokowi-FPI di Istiqlal


spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Sambal Rocky Gerung Setelah Menghilang

“Sambala, sambala, bala sambalado. Terasa pedas, terasa panas.” – Ayu Ting Ting PinterPolitik.com Film pertama Rocky terlahir pada 1976. Sejak lahir doi langsung boyong tiga penghargaan...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?