HomeCelotehGanjar-PKS Mulai PDKT?

Ganjar-PKS Mulai PDKT?

Kecil Besar

“This unrequited love” – Frank Ocean, penyanyi R&B asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Hayo, siapa yang dulu ketika masih duduk di bangku sekolah merasakan asmara yang merekah? Hampir semua dari kita pasti pernah tuh jatuh cinta dan merasakan kasmaran.

Ngaku aja deh. Pasti ada di antara kalian yang pernah secara diam-diam menyimpan rasa pada seseorang. Bagi mereka yang berani, sejumlah cara pun akhirnya dicoba untuk melakukan pendekatan alias PDKT. Hehe.

Pertama-tama, biasanya nih dimulai dengan komunikasi kecil-kecilan – mulai dari chatchat-an hingga berujung pada kencan pertama. Kalau udah klop dan menemukan kecocokan serta banyak kesamaan, pasti akhirnya berlanjut terus hingga jadian.

Nah, PDKT semacam ini kayak­­-nya nggak hanya ada di dunia percintaan lho. Di dunia politik, PDKT pun terkadang juga diperlukan. Tujuannya sih nggak jauh beda dengan PDKT ala percintaan, yakni untuk menemukan sejumlah kecocokan.

Mungkin nih, upaya untuk menemukan kecocokan dalam politik ini bisa diamati dari pertemuan antara Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan sejumlah pengurus DPW PKS Jateng. Kata mereka sih, pertemuan tersebut membahas soal upaya kolaborasi guna membangun bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera. Hehe, klasik ya.

Tapi nih, kolaborasi seperti apa ya yang dimaksud dalam pertemuan itu? Apa jangan-jangan Pak Ganjar dan PKS lagi ngecari kecocokan politik untuk langkah yang lain ya? Barang kali kan bisa cocok untuk tahun 2024 nanti – mengingat banyak pihak sekarang mulai bermanuver tuh untuk tahun politik tersebut. Hehe.

Baca Juga: Solusi, Menuju Ganjar-Anies 2024

PKS Pimpin Pemerintahan di 2024

Lagipula nih, PKS yang baru menata kepengurusan dan memperbarui logonya juga berambisi tuh untuk menjadi partai politik yang dominan di tahun 2024 nanti. Mungkin, partai oranye ini bisa lah berupaya untuk PDKT ke Pak Ganjar.

Pak Ganjar sendiri merupakan nama yang digadang-gadang akan maju dalam Pilpres 2024 lho. Bahkan nih, dalam sejumlah survei calon presiden (capres) potensial, nama beliau disebut memiliki elektabilitas tertinggi lho. Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) kemarin, misalnya, bilang kalau Pak Ganjar ini punya elektabilitas sebesar 15,7%.

Ya, meski digadang-gadang bakal jadi capres potensial di 2024, Pak Ganjar ini juga dinilai bakal terhambat nih karier politiknya di PDIP – mengingat Ketua DPR Puan Maharani disebut-sebut tengah disiapkan untuk tahun politik tersebut. Hmmemang sihwe fall in love with people we can’t haveHuhu.

Kalau gitu, mungkin nggak ya pertemuan kemarin itu adalah upaya PDKT antara PKS dan Pak Ganjar. Siapa tahu mereka jadi cocok kan? Ya kali nggak kuyHehe.

Terlepas dari kemungkinan itu semua, Pilpres 2024 pun masih lama dan dinamika apapun bisa terjadi. Siapa tahu fenomena Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2014 silam terjadi lagi tuh pada tahun 2024?

Kalau diingat-ingat lagi, Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri dulu akhirnya memutuskan untuk memilih mengusung Pak Jokowi – meski tidak semua internal PDIP mendukung. Barang kali, Pak Ganjar lah yang jadi “Jokowi” baru buat Bu Mega? Siapa tahu kan? Hehe. (A43)

Baca Juga: Puan Tak Bisa Jadi Presiden 2024?

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Sambal Rocky Gerung Setelah Menghilang

“Sambala, sambala, bala sambalado. Terasa pedas, terasa panas.” – Ayu Ting Ting PinterPolitik.com Film pertama Rocky terlahir pada 1976. Sejak lahir doi langsung boyong tiga penghargaan...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?