HomeCelotehFPI Kembali Beraksi?

FPI Kembali Beraksi?

“There comes a time when we heed a certain call, when the world must come together as one” – Lionel Richie, penyanyi asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Di awal tahun 2021 ini, Indonesia bisa dibilang tengah mengalami duka yang mendalam. Bagaimana tidak? Bencana – baik alam maupun non-alam – satu per satu datang dan menimbulkan isak tangis duka.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh, misalnya, menjadi salah satu peristiwa awal yang menyisakan duka bagi keluarga dan dunia penerbangan. Kini, sejumlah bencana alam turut terjadi di berbagai daerah.

Di Sulawesi Barat (Sulbar), misalnya, sejumlah gempa hingga berkekuatan 6,2 M terjadi – meninggalkan sejumlah bangunan rusak. Selain gempa bumi, banjir juga terjadi di sejumlah daerah, mulai dari Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Sejumlah bencana alam lain seperti gunung meletus dan tanah longsor pun juga terjadi. Di Sumedang, Jabar, misalnya, tanah longsor meninggalkan sejumlah korban jiwa. Tiga gunung berapi – Merapi, Semeru, dan Sinabung – juga mengalami erupsi dalam waktu yang berdekatan.

Dengan terjadinya bencana-bencana ini, sudah pasti banyak dari masyarakat Indonesia mengalami kesulitan. Maka dari itu, sudah saatnya pula bagi kita untuk saling membantu saudara-saudari Indonesia kita yang terdampak oleh bencana-bencana ini.

Mungkin, di tengah situasi seperti ini, pembelahan sosial dan politik tentu bukanlah faktor utama lagi. Front Persaudaraan Islam (FPI), misalnya, kini mengerahkan para relawan dan bantuan logistik untuk para korban bencana.

- Advertisement -

Baca Juga: FPI dan Geliat Vigilantisme Loyalis Trump

Indonesia Dikepung Bencana

Habib Rizieq Shihab (HRS) yang kini mendekam di penjara juga menyerukan agar kader-kader FPI senantiasa membantu pemerintah dalam menangani bencana. Padahal, seperti yang kita ketahui, HRS merupakan sosok yang biasa menjadi suara kritis terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga :  Ramuan Projo Sukseskan Tiga Periode?

Hmm, boleh jadi, FPI yang baru ini justru mampu memberikan sumbangsih tuh buat negara dan bangsa. Lagipula, FPI yang lama juga dikenal paling cepat dalam memberikan bantuan ketika bencana melanda.

Kalau kata orang sih, keburukan lebih mudah diingat daripada kebaikan di masa lampau. Mungkin, inilah mengapa pemerintah harus menimbang-nimbang lagi bila ingin membubarkan FPI yang baru di masa mendatang. Hmm.

Lagipula, memang kini waktunya agar semua unsur bangsa bersatu menghadapi tantangan bersama ke depan. PDIP yang selama ini kontra terhadap FPI pun menghargai kok seruan HRS pada pengikutnya untuk membantu pemerintah.

Semoga saja upaya saling kerja sama ini dapat menjadi hikmah dan pelajaran yang baik bagi bangsa Indonesia ke depannya bahwa polarisasi politik bukanlah menjadi alasan utama untuk memutus tali persaudaraan – apalagi kalau dua kubu berakhir menjadi satu. Hehe.

Terlepas dari itu semua, semoga saudara-saudari dan keluarga yang terdampak oleh bencana dapat dikuatkan hatinya dan kemampuannya dalam menghadapi berbagai cobaan yang ada. (A43)

Baca Juga: FPI, Buah Kesalahan Soeharto?

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

More Stories

Bukan Jokowi, Tapi Gibran?

Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang kini jabat Wali Kota Solo tarik perhatian para elite politik, seperti Prabowo dan Megawati.

Biden Paksa Jokowi Beli Senjata?

Presiden AS Joe Biden sebut siap bela Taiwan bila diserang Tiongkok. Apakah ini bisa jadi cara Biden "paksa" Jokowi beli senjata?

Muslihat Jokowi Manfaatkan Putin?

Presiden Jokowi dikabarkan akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow. Apa ini muslihat Jokowi manfaatkan sosok Putin?