HomeCelotehEnggan KPK Tangkap Harun Masiku?

Enggan KPK Tangkap Harun Masiku?

Kecil Besar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim bahwa keberadaan buron kasus suap Harun Masiku telah diketahui berada di luar negeri. Namun, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengatakan bahwa KPK bingung akan cara menangkapnya karena keberadaan buron yang tidak di dalam negeri.


PinterPolitik.com

“Where there is a will, there is a way”

Yth.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

di Tempat


Dengan hormat,

Perkenalkan, kami adalah biro perjalanan Open Tour & Travel – atau biasa disebut OTT. Bersama surat ini, kami bermaksud untuk mengajukan proposal kerja sama dan bisnis kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kami mendengar kabar bahwa KPK sedang kebingungan mengenai cara untuk menangkap buron kasus suap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dikenal sebagai Harun Masiku. Maka dari itu, izinkan kami mengajukan tawaran kerja sama berupa layanan jasa travel dan tour.

Baca Juga: Harun Masiku Seperti Paul McCartney?

2021 Harun Masiku Ditangkap

Belajar dari penangkapan beberapa buron KPK di masa lalu – seperti Muhammad Nazaruddin yang ditangkap di Kolombia, kami berpikir bahwa tiada yang tidak mungkin bagi KPK untuk menangkap Harun Masiku. Setidaknya, kami bisa membantu mencarikan harga tiket dan paket tour yang sesuai bila KPK dapat merinci keberadaan Harun secara spesifik.

Bapak dan ibu di KPK juga tidak perlu khawatir. Kami juga akan menawarkan paket diskon – mengingat jumlah pegawai KPK yang sudah lebih sedikit. Dengan jumlah peserta yang lebih sedikit, kami memiliki opsi paket tour yang lebih intimate dan akrab, yakni paket Tour Wahana Keluarga – atau yang lebih dikenal sebagai TWK.

Kami berharap tawaran kami bisa membantu KPK agar tidak bingung lagi dalam menangkap buron yang berada di luar negeri. Demikian surat tawaran ini, kami ucapkan terima kasih atas perhatiannya.


Salam,

Open Tour & Travel (OTT)

Tiada Wacana dan Kebingungan!

(A43)

Baca Juga: Misteri Magis ala Harun Masiku


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Sambal Rocky Gerung Setelah Menghilang

“Sambala, sambala, bala sambalado. Terasa pedas, terasa panas.” – Ayu Ting Ting PinterPolitik.com Film pertama Rocky terlahir pada 1976. Sejak lahir doi langsung boyong tiga penghargaan...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?