HomeCelotehDua Pilihan Bayangi Anies?

Dua Pilihan Bayangi Anies?

Kecil Besar

Kala menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional PAN 2021 yang dilaksanakan di Bali, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diberi dua pilihan yang membutuhkan jawaban dalam waktu cepat. Pilihan-pilihan apa yang bayangi Anies?


PinterPolitik.com

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih membayangi Indonesia di alternate universe Bumi-45, PAN memutuskan untuk melaksanakan sebuah acara di Bali pada 5 Oktober 2021. Acara tersebut pun dihadiri oleh para kepala daerah – salah satunya Gubernur Jayakarta Anies Baswedan.

Agar acara tetap fun, Anies pun diundang dalam sebuah permainan jawab cepat. Sang gubernur akhirnya diminta untuk memilih dengan cepat di antara dua pilihan yang diberikan oleh politikus PAN yang bernama Zita Anjani.

Zita: Kuy, dijawab cepat, Pak Anies! Saya beri dua pilihan dan Pak Anies harus jawab cepat.

Anies: Kuy! Saya mah apa adanya – nggak seperti apa yang dibilang sama Mas Giring.

Zita: Okay. Itu dua pilihan pertama kita. Giring Nidji atau Pasha Ungu?

Anies: Giring Nidji dong.

Zita: MRT atau sepeda?

Anies: Sepeda!

Zita: Wah, kek Pak Jokowi aja nih, Pak Anies. Kan, suka tuh bagi-bagi sepeda. Oke, lanjut lagi deh. Berhubung tadi ada Jokowi, Pak Anies pilih Jokowi atau Luhut?

Anies: Hmm, siapa ya? Jokowi. Saya kemarin habis ngobrol sama Pak Jokowi juga. Haha.

Baca Juga: Manuver Anies ala “Avenger”?

What If Anies Sampai 2024

Zita: Oke. Gubernur atau Rektor?

Anies: Gubernur!

Zita: Okee. Gubernur atau Mendikbud?

Anies: Hehe. Ya, Gubernur dong.

Zita: Sandi Uno atau Ariza Patria?

Anies: Waduh, dua-duanya teman saya itu.

Zita: PAN atau Nasdem?

Anies: Sorry nih sorry. Saya belum jawab dulu. Harus hati-hati kalau ngomong. Hehe.

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon

Zita: Hmm. Formula E di Monas atau Pulau Reklamasi?

Anies: Wah, ini juga masih dibicarakan, Mbak.

Zita: Ya, kalau gini nggak usah main game ini sekalian aja, Pak Anies.

Anies: Ya, gimana lagi, Mbak? Main game gini rawan kena kritik buzzer tuh. Kan, kubu sebelah banyak banget tuh.

Zita: Oh iya ya. Coba ya Denny, Ade, dan Abu Janda bisa diinterpelasi.

(A43)

Baca Juga: Polusi Paracetamol Gara-gara Anies?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Sambal Rocky Gerung Setelah Menghilang

“Sambala, sambala, bala sambalado. Terasa pedas, terasa panas.” – Ayu Ting Ting PinterPolitik.com Film pertama Rocky terlahir pada 1976. Sejak lahir doi langsung boyong tiga penghargaan...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?