HomeCelotehDi Balik Push Rank Airlangga

Di Balik Push Rank Airlangga

Kecil Besar

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto menduduki posisi pertama dalam survei KedaiKOPI soal bursa calon presiden (capres) potensial 2024 untuk tokoh partai politik (parpol). Apakah ini bentuk push rank ala Airlangga?


PinterPolitik.com

Siapa yang nggak pernah dengar gim-gim ponsel seperti Mobile Legends dan PUBG? Mereka yang berasal dari generasi milenial dan Gen Z pasti udah nggak asing lagi tuh dengan gim-gim ponsel daring ini.

Biasanya tuh, teman-teman akan bermain gim ini secara bersama-sama. Istilahnya sih adalah mabar (main bareng). Bahkan, muncul juga tuh istilah-istilah slang seperti push rank (meningkatkan peringkat).

Nah, kegiatan push rank ini dilakukan dengan intens lho. Soalnya, dengan bermain lebih sering, peringkat pun sedikit demi sedikit bakal naik tuh.

Inilah mungkin kenapa para orang tua yang berasal dari generasi baby boomers menunjukkan ketidaksukaan mereka pada gim-gim ini. Bisa jadi, sebagian besar dari mereka menilai gim-gim ini justru menyita waktu kali ya?

Tapi nih, ternyata, oh, ternyata, ada juga salah satu boomer yang tampaknya tengah melakukan push rank tuhBoomer tersebut mungkin adalah seorang politikus yang memimpin Partai Golkar lho, yakni Ketua Umum (Ketum) Golkar Airlangga Hartarto.

Lhagimana nggak? Bila sebelumnya namanya tidak menduduki posisi atas dalam banyak hasil survei calon presiden (capres) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, kini nama Airlangga berada di posisi teratas lho. Hasil ini diungkapkan oleh KedaiKOPI yang melakukan survei terhadap nama-nama tokoh partai politik (parpol).

Baca Juga: Jebakan Airlangga dan Menteri Perdagangan

Airlangga Lampaui Prabowo

Waduh, berarti Pak Airlangga ini udah sukses kali ya dengan kegiatan push rank-nya. Barang kali, Pak Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian dari kemarin sibuk main biar peringkatnya naik tuh.

Hmmtapi, kan, sebagai Menko Perekonomian, Pak Airlangga kan harusnya sibuk tuh dengan berbagai workload-nya. Apalagi, di tengah situasi pandemi begini, ekonomi menjadi sektor yang terdampak juga dong.

Terus, kalau gitu, kapan Pak Airlangga menaikkan peringkatnya ya? Hmm, mencurigakan nih. Lagipula, kalau push rank kan nggak tiba-tiba langsung peringkat satu ya. Harusnya merangkak naik dulu – seperti apa yang dilakukan Ketum Gerindra Prabowo Subianto selama bertahun-tahun tuhHehe.

Biasanya sih, di dunia Mobile Legends dan PUBG, kan ada tuh para joki yang biasanya membantu pemain-pemain lainnya dalam upaya push rank mereka. Wah, kalau gitu, ada juga nggak ya joki push rank di peringkat bursa capres 2024? Mimin cuma bertanya-tanya aja kokHehe.

Hmm, kalau Pak Airlangga beneran push rank, kira-kira mau sampe tier berapa ya? Mungkin nih, kalau di dunia politik, tier pertama adalah menjadi presiden nih. Apakah push rank ini akan berujung pada posisi tier pertama atau tier bawahnya di level survei aja ya? Menarik nih buat terus diamati. (A43)

Baca Juga: Ada Siasat Airlangga-Anies 2024?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

Dokter: Goodbye Jokowi?

“Seorang dokter menyembuhkan, dan alam yang menciptakan kesehatan.” Aristoteles PinterPolitik.com BPJS… Oh BPJS… Karena kehadiranmu ku tak perlu khawatir lagi jika tiba-tiba jatuh sakit. Iuran tidak...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?