HomeCelotehBuzzer Jadi Solusi BPJS?

Buzzer Jadi Solusi BPJS?

Kecil Besar

“You think you got a little buzz, so now you can’t get stung?” – Joey Bada$$, penyanyi rap asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Pada sekitar bulan Februari 2020, Barcelona pernah diterpa isu miring terkait penggunaan jasa buzzer lho, gengs. Baru tahu, kan?

Kejadian itu berawal dari kerja sama klub tangguh Catalunya tersebut bareng 13 Ventures. Perusahaan ini diminta sama Barcelona buat memantau ragam berita di jagat dunia maya. Saking mesranya hubungan dua kelompok ini, 13 Ventures diduga juga turut membantu Barcelona untuk menyerang pihak-pihak yang melawan kebijakan klub lewat buzzerbuzzerandalnya, cuy.

Akibatnya, mulai dari Puyol, Xavi, sampai Messi disinyalir jadi korban serangan akun-akun bodong di media sosialkarena mereka semua dianggap jadi ganjalan setiap klub membuat kebijakan. Ya, meski Blaugrana – julukan Barcelona – menampik tuduhan itu, tapi dengungan lebah sudah terlanjur mengenai telinga pemirsa.

Hal ini sama kasusnya dengan yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini, gensg. Adalah BPJS Kesehatan yang gak bosan-bosannya bikin masalah. Sebenarnya sih, capek mimin lihatnya, tapi, ya bagaimana lagi, kalau dibiarkan malah akan semakin menjadi tingkahnya.

Kejadiannya dimulai bulan Desember 2019 saat BPJS Kesehatan membuka pendaftaran untuk posisi buzzer. Nah, loh, ngapain sih harus ambil jasa buzzer segala?

Sekretaris Umum BPJS Kesehatan Kisworowati sih bilangnya buat memantau hal-hal yang jadi keluhan warganet terkait kesehatan. Nantinya, buzzer akan memotret dan meringkas keluhan itu menjadi masukan biar bisa ditindaklanjuti secara kelembagaan lewat program kerja (proker) nasional.

Baik sih, gengs, niatnya BPJS Kesehatan nih. Tapi ngomong-ngomong, kalau memang tugasnya hanya seperti itu, bisa kelleus gak perlu ambil tenaga kerja yang memakan biaya mahal. Cukup kerja sama bareng kampus-kampus negeri kan bisa. Di samping tidak akan bertele-tele, juga biayanya lebih murah.

Jujur saja deh, andai jadi kerja sama ini pasti bisa mencatatkan diri sebagai proker nasional yang biayanya paling sedikit, secara mahasiswa ini dikasih makan, minum, dan uang kopi sudah syukur minta ampun ya. Hehehe.

Mending kan daripada buka lowongan tenaga buzzer? Sudah ngabisin anggaran, juga citra lembaganya pasti buruk. Untung saja BPJS sudah sadar lewat ralatan dari Sekretaris Utamanya yang bilang bahwa dia, “Melarang humas melakukan kontrak buzzer, walaupun tujuan kehumasan sangat baik. Namun hal tersebut tidak sejalan dengan kebijakan umum yang ada. Hal ini selanjutnya akan ditindaklajuti sesuai ketentuan internal BPJS Kesehatan.

Memang sih, buzzer tidak selamanya sumbang di telinga rakyat. Di Spanyol, buzzer pernah menjadi lokus gerakan aktivis yang mampu menggerakkan warga supaya tidak lagi memberikan suara elektoralnya buat partai besar karena dinilai ngikut aja apa kata Amerika Serikat (AS).

Iya, memang benar fakta buzzer yang baik itu ada. Lagian mimin juga gak bilang kan kalau niat BPJS dulu buat ngerekrut buzzer ini buruk.

Mimin hanya mau menekankan, kalau membaca buzzer ini harus bijak, cuy. Indonesia ini kan pengen-nya semua lembaga transparan dan jujur ya.

Masa mau pakai topeng di medsos? Kan gak etis dan malu dilihatnya. Masa masalah apapun jawabannya pakai buzzer?Upsss. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Sandi Galau Jokowi Makin Sakti

“Berikan tubuhmu sebanyak mungkin nutrisi supaya kuat, sehat dan bertenaga. Jika tubuh sudah kuat, sehat dan bertenaga, maka silahkan lanjutkan perlawanannya.” PinterPolitk.com Sandiaga Salahuddin Uno menyambut...

Masa Suram Budiman Sudjatmiko dkk.

“Orang tua, pandanglah kami sebagai manusia. Kami bertanya, tolong kau jawab dengan cinta,” – Iwan Fals, Bongkar Pinterpolitik.com Mahasiswa bergerak. Ribuan mahasiswa  di seluruh penjuru negeri...

Pemerintah ‘Paksa’ Minum Air Kotor?

“Air berkata kepada yang kotor, ‘Kemarilah.’ Maka yang kotor akan berkata, ‘Aku sungguh malu.’  Air berkata, ‘Bagaimana malumu akan dapat dibersihkan tanpa aku?” ~...

Otoriter, Jika Jokowi Tanpa Oposisi?

"Demokrasi kita akan terganggu karena berarti koalisi Jokowi itu akan jauh besar, mungkin di atas 90 persen kekuatan di parlemen". – Sirojuddin Abbas, Direktur...

Anak STM Mendemo “Anak TK”

“Keterangan saya tidak begitu dipahami, karena memang enggak jelas bedanya antara DPR dan Taman Kanak-Kanak,” – Abdurrahman Wahid, Presiden RI ke-4 Pinterpolitik.com Awas, awas, anak STM...

Di Balik Tutupnya McD Sarinah

Gerai McDonald’s (McD) yang terletak di Sarinah Thamrin, Jakarta, telah resmi tutup secara permanen. Mungkin, banyak kisah yang senantiasa menyertai di tempat tersebut. Kira-kira,...

SBY Khawatirkan AHY?

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan hanya ada satu matahari di Partai Demokrat. Tegasnya, saat ini yang memimpin partai adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kenapa...

PDIP Seharusnya Bersyukur Ada Luhut?

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tampaknya membuat gerah PDIP. Masinton Pasaribu bahkan mengeluarkan kalimat tegas, hingga meminta Presiden Jokowi memecat Luhut. Namun, mungkinkah PDIP...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...